Terkini Daerah
Niat Kejar Maling Kerbau, Pria Ini Justru Kehilangan Nyawa Anaknya karena Ditabrak Mobil si Pencuri
Peristiwa tragis pengejaran pencuri kerbau terjadi di Desa Aruan Lumban Tongatonga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.
Editor: Lailatun Niqmah
"Kami salip dia pas posisi berjalan dan dia berusaha mengejar kami."
"Sengaja dia menabrak dari belakang, terdengar suara mobilnya."
"Saya lihat ke belakang bahwa dia berusaha menabrak kami, dan pas saya lihat, kami sudah ditabrak," ujarnya.
Ia juga menguraikan kondisi anaknya seusai kejadian nahas tersebut.
"Dia tambah kecepatannya, terdengar itu dari suara mobilnya, tambah kecepatan."
"Setelah itu, terseret kami, dia (pencuri) pun pergi."
"Kucari lah mobil karena anakku dah menjerit, 'Pak tolong aku, aku tak bisa jalan lagi' dibilangnya."
"Kutengoklah, mukanya pun sudah terkelupas sebelah kiri sama kupingnya hilang."
"Kuketuklah rumah Kades yang tak jauh dari situ dan kades lah yang bawa kami ke rumah sakit."
"Kaki Sudirman patah dan terpelanting ke sebelah kanan, saya ke sebelah kiri."
"Saya diseret, saya berusaha menghindar karena ban (roda) depan sebelah kiri itu sudah kena dengan perut saya."
"Karena kereta (sepeda motor) kan sudah lengket di bawah mobil, dia mengurangi kecepatan atau over gigi."
"Waktu itulah saya punya kesempatan menghindar dan buang badan ke sebelah kiri ke selokan itu," sambungnya.
Dua minggu sejak kejadian, ia tidak bisa tidur, dan ketika duduk terasa badan sudah patah.
Kini, ia masih dalam pemulihan di rumah. Istrinya, Maharani boru Panjaitan dengan sabar merawat suaminya.