Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Kasus Tewasnya Yuliana di Kamar Hotel, Hasil Forensik Ungkap Korban Dianiaya hingga Dibekap

Yuliana MS (25) ditemukan tewas di kamar Hotel Rio Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang. Ini fakta lengkapnya.

Editor: Mohamad Yoenus
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pembunuhan. Polisi hingga ini terus memburu pelaku pembunuhan Yuliana MS, wanita yang ditemukan tewas di hotel di Palembang. 

TRIBUNWOW.COM - Yuliana MS (25) ditemukan tewas di kamar Hotel Rio Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Selasa (5/1/2021) malam.

Dikutip dari Tribun Sumsel, Yuliana ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian wajah dan leher.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Yuliana diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Baca juga: Yuliana Tak Langsung Tewas setelah Dibekap dengan Bantal, Dokter Beberkan Hasil Forensiknya

Berikut fakta selengkapnya:

1. Polisi Buru Pelaku

Polisi hingga kini terus memburu pelaku pembunuhan Yuliana MS.

Polisi juga sudah mencari keterangan saksi terkait kasus pembunuhan ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, Polrestabes Palembang sudah mengerahkan Unit khusus untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan Yuliana.

"Kita sudah siapkan Tim Gabungan Reskrim Polrestabes Palembang, yaitu Opsnal Pidum dan Resmob," ujarnya Kamis (7/1/2021).

Ditanyai Tribunsumsel.com mengenai penyisiran tempat untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku dan inisial pelaku Kompol Edi belum mau berkomentar.

"Doakan saja semoga pelaku tertangkap," tutupnya singkat.

Baca juga: Sebelum Yuliana Ditemukan Tewas di Hotel, Ada Pria Misterius yang Tergopoh-gopoh Keluar dari Kamar

2. Hasil Forensik

Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, dr Indra Nasution menuturkan penyebab kematian korban.

Yuliana diduga tewas setelah kehabisan oksigen karena dibekap.

"Luka yang menyebabkan korban karena bekapan. Sehingga kehabisan oksigen, hingga meninggal. Tetapi, korban ini tidak langsung meninggal," kata dr Indra seusai melakukan visum terhadap jenazah korban, Rabu (6/1/2021) 

Selain itu, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, di tubuh korban terdapat sejumlah luka.

Luka yang ada di tubuh korban, karena benturan benda tumpul.

Luka yang ada di tubuh korban terdapat di muka, tangan, kaki dan leher.

3. Kronologi

Chief Engineering Hotel Rio, Bambang mengungkapkan Yuliana sudah seminggu menginap bersama 2 pria.

Dijelaskannya, tewasnya Yuliana baru diketahui setelah salah seorang pria yang turut menginap bersama korban, meminta bantuan kepada petugas hotel sekitar pukul 22.44 WIB.

"Saya kurang tahu pasti dia (rekan korban) minta tolong seperti apa. Tapi informasi yang saya terima, rekannya itu sudah seperti gelagapan (gugup). Intinya dia minta tolong terkait keadaan temannya (korban)," ujar Bambang, Rabu (6/1/2021) pagi.

Mendapat laporan tersebut, pihak hotel langsung bergerak cepat dengan menghubungi aparat kepolisian.

Selama menunggu aparat tiba, tidak ada petugas hotel yang berani mendekat ke kamar tempat jenazah korban berada.

Namun petugas hotel sempat bertindak tegas kepada dua rekan korban yang diduga hendak meninggalkan lokasi kejadian.

"Dua temannya sempat mau pergi, tapi saya tahan. Saya bilang nanti dulu, tunggu polisi datang ," ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Wanita Muda Tewas di Hotel Palembang, Pelaku Aniaya hingga Bekap Korban Pakai Bantal

Bambang mengatakan, korban sudah menginap di Hotel Rio kurang lebih selama 1 minggu bersama dua pria yang mengaku sebagai rekannya.

Mereka bertiga menginap dalam satu kamar.

"Mereka Extend disini, jadi pindah-pindah kamar sebanyak tiga kali selama satu minggu menginap disini. Selama menginap, mereka tidak ada gelagat mencurigakan. Korban juga dalam keadaan sehat," ujarnya.

Pihak hotel yang mengetahui hal tersebut, langsung mengubungi pihak kepolisian.

Anggota Polsek IT 2 Palembang dan anggota Polrestabes Palembang yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sejumlah saksi, terutama pegawai hotel yang sempat diminta untuk membelikan nasi goreng juga diminta keterangannya.

3. Kata Ibunda Korban

Ibu kandung Yuliana, Amidah berharap agar aparat kepolisian dapat bertindak cepat untuk mengungkapkan dalang di balik tewasnya Yuliana.

"Kalau memang benar anak saya dibunuh orang, saya berharap pelakunya dihukum mati. Tidak ada hukuman yang lebih pantas dari hukuman mati," tegas dengan suara lantang sembari menangis terisak, Rabu (6/1/2021).

Perempuan paruh baya itu terlihat menangis tersedu meratapi nasib yang menimpa putri bungsunya itu.

"Tidak ada firasat sama sekali," ujar Amidah.

Apalagi beberapa jam sebelum ditemukan tewas atau sekira pukul 21.00 malam, korban masih sempat menghubungi kakak kandungnya untuk sekadar bertanya kabar.

Saat itu sama sekali tak ada keluh kesah yang disampaikan korban.

"Dia cuma tanya apa kabar, ya seperti biasa," ujarnya.

Dikatakan Amidah, korban sudah sejak tanggal 5 Desember 2020 lalu tidak pulang ke rumahnya yang berada di Jalan Kol Wahid Hasyim Lorong Abadi, Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang.

Kebiasaan jarang pulang memang sudah biasa dilakukan korban.

Namun untuk kali ini jadwal perginya korban, memang terbilang cukup lama dari biasanya.

Sebab biasanya ia pulang sekitar 1 minggu sekali untuk kemudian pergi lagi selama beberapa hari untuk bekerja.

"Dia kerjanya di cafe, tapi saya kurang tahu bagian apa. Memang biasa pergi berhari-hari dan pulang sekali dalam seminggu. Tapi untuk kali ini, dia pamit perginya agak lama. Katanya tanggung, lagi ada kerjaan," ujar Amidah.

Setelah menjalani pemeriksaan luar, selanjutnya jenazah Yuliana akan dibawa ke rumah duka Jalan Kol Wahid Hasyim Lorong Abadi, kelurahan 3-4 ulu RT 41 Kelurahan SU 1 Palembang.

Untuk kemudian akan dimakamkan di TPU Sungai Goren Palembang tak jauh dari makan ayahnya yang lebih dahulu menghadap sang pencipta.

Baca juga: 4 Fakta Kasus Penemuan Mayat Wanita Muda di Hotel Palembang, Korban Sempat Terima Pesan via WeChat

4. Gagal Berlibur Temui Putra Sulung

Sehari sebelum ditemukan tewas, Yuliana (25) rupanya sudah berencana mengajak keluarganya untuk berlibur ke Bangka Belitung.

Yuliana merupakan perempuan muda yang ditemukan tewas di salah satu kamar Hotel Rio Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Selasa (5/1/2021) pukul 23.00 WIB.

"Kami sebenarnya sudah bersiap mau liburan ke Bangka. Tanggal 7 besok sudah mau berangkat. Kami juga sudah siap-siap mau ikut rapid antigen.

Tapi rencana itu batal, anak saya meninggal," ujar Amidah (57) ibu kandung korban seraya menangis tersedu di depan instalasi forensik rumah sakit M Hasan Polri Palembang, Rabu (6/1/2021).

Bukan tanpa alasan Bangka Belitung dipilih keluarga ini menjadi tempat tujuan.

Tak hanya sekadar berlibur, Yuliana juga berencana menjenguk keadaan anak pertamanya yang sejak awal pandemi terjadi, mulai diasuh oleh sang mantan suami.

Yuliana sangat ingin melepas rindu dengan anaknya tersebut yang kini tinggal di Bangka Belitung.

"Anak saya sudah pisah sekitar 3 tahun sama suaminya. Mereka punya dua anak. Paling laki-laki usai 8 tahun dan perempuan usia 4 tahun," ujarnya.

Kini rencana tersebut telah pupus seiring dengan ditemukannya Yuliana dalam keadaan tak bernyawa.

Kepedihan hati Amidah semakin terasa manakala ia teringat ucapan anak bungsu Yuliana yang sempat berujar merindukan sang ibu.

Wajar saja, bocah perempuan itu sudah satu bulan tak bertemu langsung dengan ibu kandungnya.

"Cucu saya bilang, aku kangen bunda. Sempat dia bilang begitu waktu ibunya nelpon," ujar Amida yang makin menangis terisak.

Sejak berpisah dari suaminya, keluarga hanya mengetahui Yuliana mencari uang dengan bekerja di cafe.

Namun mereka mengaku tidak tahu bertugas sebagai apa dan di cafe mana Yuliana bekerja.

"Dia anaknya ceria, perhatian sama orang saya. Apalagi ayahnya sudah lama meninggal.

Dia juga sangat sayang sama anak-anaknya. Benar-benar tidak menyangka nasib anak saya akan jadi seperti ini," ujarnya.

Hingga kini aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Yuliana. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Buru Pembunuh Yuliana MS, Kasat Reskrim Palembang Bentuk Timsus, Gabungan Opsnal Pidum dan Resmob dan Dokter Forensik Ungkap Penyebab Yuliana Tewas di Kamar Hotel, Kehabisan Oksigen karena Dibekap

Sumber: Tribun Sumsel
Tags:
WanitaHotelAhli ForensikPalembang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved