Terkini Daerah
Raib setelah Viral Paksa Jemaah Deklarasi Tentara Allah, Ini Sosok Ustaz Erwan, Sering Ambil Murid
Sebuah video yang menunjukkan jemaah masjid mendeklarasikan diri sebagai Tentara Allah atau Jundullah menjadi viral di media sosial.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang menunjukkan jemaah masjid mendeklarasikan diri sebagai Tentara Allah atau Jundullah menjadi viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, aksi tersebut dipimpin Ustaz Erwan Sa'ad seusai memberikan khotbah salat Jumat di Masjid Jami Lembur Sawah, Kampung Sasak Bubur, Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam video itu, tampak beberapa anak kecil ikut menyatakan deklarasi.
Baca juga: Viral Deklarasi Tentara Allah, Terungkap Fakta Jemaah Dipaksa Ustaz, Tak Diizinkan Keluar Masjid
Hal itu dikonfirmasi Kepala Desa Mekarmukti Andrianwan Burhanuddin dalam tayangan Apa Kabar Indonesia di TvOne, Selasa (5/1/2021).
Menurut Kepala Desa, sebagian besar jemaah yang mengikuti salat Jumat di masjid tersebut bukan warga Desa Mekarmukti.
Selain itu Ustaz Erwan Sa'ad diketahui kerap mengambil murid dari luar Desa Mekarmukti untuk diajari agama di masjid tersebut.
"Memang beliau sering mengambil warga dari luar untuk kemudian dididik di tempat tersebut," terang Andriawan Burhanuddin.
Ia menyebutkan sosok ustaz itu dikenal mulai mendirikan masjid dan memberikan ceramah pada 2006.
Namun sejak saat itu tidak ada kegiatan yang dinilai menyimpang dari ajaran agama, sehingga tidak pernah ada kecurigaan dari warga sekitar.
"Setahu kami beliau memang mendirikan tempat tersebut di tahun 2006," ungkap Andri.
"Tetapi hari ini kita pantau tidak ada kegiatan-kegiatan yang mengkhawatirkan karena memang kegiatannya normal. Seperti kajian biasa, kemudian pengajian, pendidikan anak-anak, kegiatan yang bergabung dengan masyarakat di lingkup RT-RW," jelas dia.
Baca juga: Satpol PP Kewalahan Bubarkan Jemaah Ustaz Abdul Somad, Ibu-ibu Protes: Di WA Grup Suruh Datang
Selain itu, Erwan Sa'ad tidak rutin datang ke Masjid Jami Lembur Sawah.
Menurut jemaah masjid, Erwan umumnya hanya datang sebulan sekali.
"Memang beliau sangat jarang ke tempat itu karena ada khotbah yang dipertanggungjawabkan ke anggotanya," kata Kepala Desa Mekarmukti.
"Beliau mengisi cuma hanya sekali saja. Jadi tidak rutin setiap hari. Sebulan mungkin hanya satu kali, itu juga kalau ada waktu menurut konfirmasi dari rekan-rekan yang ada di sana," lanjut dia.
Erwan sendiri diketahui bukan warga Desa Mekarmukti dan berasal dari kecamatan lain.
Setelah deklarasi itu menjadi viral di media sosial, Erwan menghilang.
Keberadaannya kini diburu polisi untuk dimintai keterangan tentang maksud dan tujuan deklarasi sebagai Tentara Allah.
Lihat videonya mulai menit 6.30:
Ustaz Erwan Tidak Diketahui Keberadaannya
Setelah video tersebut viral di media sosial, keberadaan Ustaz Erwan Sa'ad justru tidak diketahui warga desa.
"Sampai sejauh ini kita sedang berupaya mencari keberadaan beliau, hari ini kita belum menemukan beliau ada di mana," ungkap Andrianwan Burhanuddin.
Hasil pemeriksaan sementara mengungkapkan deklarasi yang dipimpin Erwan Sa'ad didasarkan pada kutipan ayat Alquran yang disampaikan saat salat Jumat.
Baca juga: Resah Suami Tak Kunjung Pulang Kerja, Viral Emak-emak Obrak-abrik Tempat Judi: Gajian Dibuat Judi
"Tetapi konfirmasi awal memang beliau hanya menyampaikan (deklarasi Tentara Allah) atas pemahaman terhadap sebuah ayat di dalam Alquran," terang Andri.
Setelah kejadian itu menghebohkan warga sekitar, Andri menyebut tidak ada kegiatan lanjutan yang berkaitan dengan deklarasi Tentara Allah.
Warga desa tampak hidup guyub dan rukun layaknya sebelum kejadian.
Baca juga: Viral Menikah Diberi Doa Selamat Menikmati Uang Haram, Dikirimi Karangan Bunga Hasil Patungan
"Kami mengonfirmasi ini tidak ada kegiatan yang dilakukan secara fisik ke lingkungan masyarakat sekitar karena memang masyarakat pada umumnya beraktivitas normal, komunikasi, bersosial, bertetangga, kekhawatiran yang mengusik tidak ada," tutur Kepala Desa Mekarmukti.
Menurut keterangan jemaah yang hadir, sebagian jemaah tidak berasal dari desa tersebut.
Diketahui Ustaz Erwan Sa'ad memang kerap mengambil murid dari luar Desa Mekarmukti untuk diajari agama di masjid tersebut.
"Sebagian jemaah warga yang asli di sana memang bukan warga asli Mekarmukti. Semuanya pendatang. Dari 15 KK yang terdaftar di catatan desa kami yang terbaru, hanya 8 keluarga, selebihnya dari luar," terang Andri.
Dikutip dari Kompas.tv, sejumlah jemaah yang hadir sempat tidak setuju ikut mendeklarasikan diri sebagai Tentara Allah.
Mereka bahkan terkejut sang ustaz meminta jemaahnya menyatakan deklarasi tersebut.
"Ya, memang tidak ada rencana. Saya juga awalnya tidak mengetahui mau ada itu (deklarasi)," ungkap seorang warga, Ade Ali Syarifudin.
"Saya juga kaget, semua orang juga kaget. Ada yang tidak setujupun terpaksa karena menghadapi ustaz itu," katanya.
Sang ustaz bahkan melarang jemaahnya keluar masjid sebelum deklarasi itu disampaikan.
Akibatnya warga yang hadir dalam salat Jumat terpaksa mengikuti kemauan Ustaz Erwan Sa'ad. (TribunWow.com/Brigitta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/video-viral-berdurasi-251-menit-merekam-sekelompok-jemaah.jpg)