Breaking News:

Virus Corona

Ingatkan Klaster Covid-19 Paling Besar dari Sektor Keagamaan, Doni Monardo: Banyak Tokoh Agama Wafat

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyebut klaster Covid-19 terbanyak berasal dari sektor keagamaan.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube Kompas TV
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyebut klaster Covid-19 terbanyak berasal dari sektor keagamaan, Kamis (7/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyebut klaster Covid-19 terbanyak berasal dari sektor keagamaan.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang ditayangkan Kompas TV, Kamis (7/1/2021).

Menurut Doni, awal mula penyebaran Covid-19 di Indonesia berasal dari kegiatan-kegiatan keagamaan.

Simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat, Depok, Jawa Barat, 22 Oktober 2020. Terbaru ilustrasi proses vaksinasi Covid-19.
Simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat, Depok, Jawa Barat, 22 Oktober 2020. Terbaru ilustrasi proses vaksinasi Covid-19. (Instagram/@ridwankamil)

Baca juga: Kemenkes Sudah Tetapkan 7 Jenis Vaksin Covid-19 untuk Program Vaksinasi, Apa Saja?

"Kita harus melihat bahwa awal mula kasus Covid di Indonesia paling banyak itu adalah dari klaster keagamaan," ungkap Doni Monardo.

"Dari kegiatan di berbagai daerah, baik itu Islam, Kristen, Katolik," katanya.

Ia menyebut banyak tokoh keagamaan yang meninggal dunia akibat terpapar Virus Corona.

"Itu menimbulkan begitu banyak dampak, bahkan tokoh-tokoh agama tidak sedikit yang akhirnya wafat," kata Doni.

Setelah klaster keagamaan, muncul klaster-klaster baru di tempat umum dan area yang menjadi pusat kegiatan.

"Kemudian bergeser ke klaster pasar, kemudian tempat-tempat keramaian, kemudian di perkantoran," ungkap Doni.

Selain itu, Doni menjelaskan, klaster yang banyak muncul adalah dalam keluarga.

Ia menyebut umumnya klaster keluarga dimulai dari satu anggota keluarga yang terinfeksi Virus Corona saat berkegiatan di luar rumah, lalu menulari anggota keluarga lainnya.

Baca juga: Kantongi Izin BPOM untuk Vaksin Covid-19, Jokowi: Vaksinasi akan Mulai Minggu Depan

Umumnya anggota keluarga ini tidak menyadari kondisinya atau tidak menunjukkan gejala, sehingga kurang waspada akan bahaya Covid-19.

"Tetapi kalau kita lihat klaster keluarga ini terdampak dari mereka yang beraktivitas di luar, terutama apabila ada di antara keluarga itu yang usia muda, bekerja di luar, mobilitasnya tinggi," papar Doni.

"Mereka rata-rata tidak menunjukkan gejala, sebenarnya sudah positif Covid. Lantas pulang ke rumah, akhirnya menulari anggota keluarga yang di rumah tanpa disadari," jelas dia.

Doni kemudian mengimbau tokoh-tokoh nonformal setempat yang berpengaruh agar mengajak masyarakat lebih waspada lagi terhadap bahaya Virus Corona.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Doni MonardoCovid-19Virus CoronaSektor keagamaanVaksin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved