Terkini Nasional
Vaksinasi Dimulai Pertengahan Januari, Menkes Budi: 426 Juta Dosis untuk 181 Juta Penduduk
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pertengahan Januari 2021.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pertengahan Januari 2021.
Menurutnya, pemerintah telah mengamankan sejumlah stok vaksin Covid-19 untuk diberikan secara gratis ke masyarakat.
Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @jokowi pada Jumat (1/1/2020).
"Tahun ini, pemerintah akan menggelar vaksinasi massal Covid-19.
Indonesia telah mengamankan pasokan vaksin dari Sinovac, Novavax, AstraZeneca, dan BioNTech-Pfizer," kata Jokowi.
Hingga kini, satu di antara vaksin yang berasal dari Cina, Sinovac telah tiba di Indonesia.
Baca juga: Ingatkan Vaksin Bukan Solusi Ajaib Atasi Pandemi Covid-19, Epidemiolog: Tak Ada yang Sempurna
Pada (6/12/2020), 1,2 juta dosis vaksin Sinovac telah tiba di Tanah Air.
Kemudian disusul pada Kamis (31/12/2020) sebanyak 1,8 juta vaksin juga tiba di Tanah Air.
Artinya, saat ini Indonesia memiliki 3 juta dosis vaksin Sinovac.

Adapun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap.
Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12/2020) lalu.
Tahap pertama, untuk 1,3 juta tenaga kesehatan di 34 provinsi di Tanah Air yang akan divaksin.
"Ini adalah garda terdepan, orang-orang yang paling penting di masa pandemi krisis Covid-19," kata Budi.
Kemudian setelah tenaga kesehatan divaksin, vaksinasi Covid-19 akan dilanjutkan kepada para petugas publik yang berjumlah sekitar 17,4 juta orang.
Lalu vaksin akan diberikan kepada penduduk lanjut usia di atas 60 tahun yang jumlahnya mencapai 21,5 juta orang.