Breaking News:

Virus Corona

Kekecewaan Kepala WHO Tedros karena China Belum Beri Izin untuk Ahli Masuk Meneliti Covid-19

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku kecewa pada China.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Atri Wahyu Mukti
YouTube Guardian News
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanmo Ghebreyesus menyatakan status darurat global terhadap wabah Virus Corona, Kamis (30/1/2020) - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku kecewa pada China. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku kecewa pada China.

Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, hingga kini China belum memberi izin untuk memeriksa asal-usul Virus Corona.

Padahal WHO telah mempersiapkan sejumlah ahli untuk meneliti virus mematikan itu, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia Selasa 5 Januari: Angka Positif Tambah 7.445, Total 779.548 Kasus

Parade militer China. China menempatkan 10.000 pasukannya di perbatasan India.
Parade militer China. China menempatkan 10.000 pasukannya di perbatasan India. (defensnews/AFP)

Tim beranggotakan 10 orang itu rencananya akan berangkat pada awal Januari.

Misi mereka untuk menyelidiki Covid-19 yang sudah lebih dari setahun mewabah sejak pertama kali dilaporkan.

"Hari ini kami mengetahui bahwa pejabat China belum menyelesaikan izin yang diperlukan untuk kedatangan tim ke China," ujar Tedros.

"Saya telah melakukan kontak dengan pejabat senior China dan saya sekali lagi menegaskan bahwa misi adalah prioritas WHO," katanya.

Baca juga: Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan: Vaksin Covid-19 akan Lebih Efektif

Misi tersebut akan dipimpin oleh Peter Ben Embarek, ahli penyakit hewan yang melintasi batas spesies.

Dua anggota tim internasional telah memulai perjalanan mereka ke Tiongkok.

Satu orang sekarang telah berbalik dan yang lainnya sedang transit di negara ketiga, kata kepala darurat Mike Ryan.

"Kami percaya dan berharap ini hanya masalah logistik dan birokrasi yang dapat diselesaikan dengan sangat cepat," tambah Tedros.

Menjelang perjalanan tersebut, Beijing telah berusaha membentuk narasi tentang kapan dan di mana pandemi dimulai.

Namun, Senior Wang Yi menyebutkan jika semakin banyak penelitian, maka sumber akan muncul di berbagai wilayah.

Hal itu membuat hasil penelitian akan sangat spekulatif. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaWHOChinaTedros Adhanom
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved