Breaking News:

Vaksin Covid

Jadi 600 Juta Dosis, Tahun 2021 Moderna Tingkatkan Produksi Vaksin Covid-19 sekitar 20 Persen

Moderna Inc mengatakan, saat ini tengah bekerja untuk memproduksi hingga satu miliar dosis vaksin Covid-19 tahun ini.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Moderna Inc mengumumkan akan meningkatkan produksi vaksin Covid-19 tahun 2021.

Hal tersebut diumumkannya pada Senin (4/1/2021).

Perusahaan obat Amerika Serikat (AS) tersebut tahun ini menambah jumlah dosis minimum yang diharapkan sekira 20 persen menjadi 600 juta.

CNBC melaporkan, Moderna Inc mengatakan, saat ini tengah bekerja untuk memproduksi hingga satu miliar dosis vaksin Covid-19 tahun ini.

"AS berada di jalur yang tepat untuk mendapatkan 100 juta suntikan vaksin Moderna pada akhir Maret 2021 mendatang dan tambahan 100 juta pada Juni," kata perusahaan yang berbasis di Massachusetts itu dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Klaim Token Listrik Gratis PLN Mulai 7 Januari 2021, Link www.stimulus.pln.co.id atau Via WhatsApp

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS memberikan izin darurat penggunaan vaksin virus corona kepada Moderna untuk orang berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat pada bulan Desember 2020 kemarin dan telah memulai peluncuran awal obat tersebut.

"Pemerintah federal AS telah setuju untuk membeli 200 juta dosis vaksin Moderna dengan opsi untuk mendapatkan tambahan 300 juta," kata perusahaan itu.

Vaksin Covid-19 Moderna, yang menggunakan teknologi mRNA baru dan membutuhkan dua dosis yang diberikan dengan jarak empat minggu.

Vaksin ini juga telah diizinkan untuk digunakan di Kanada untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Memasok 40 Juta Dosus Vaksin

Perusahaan telah setuju untuk memasok negara itu dengan 40 juta dosis vaksinnya dengan opsi untuk memberikan tambahan 16 juta.

"Efektivitas kami dalam menyediakan pasokan awal kepada pemerintah AS dan Kanada dan kemampuan kami untuk meningkatkan perkiraan produksi dasar untuk tahun 2021, keduanya merupakan sinyal bahwa peningkatan produksi vaksin mRNA kami berhasil," kata kepala operasi teknis Moderna, Juan Andres, dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah AS di bawah Operation Warp Speed ​​pemerintahan Trump mengatakan, akan mendistribusikan hanya di bawah enam juta dosis vaksin Moderna setelah otorisasi penggunaan darurat FDA.

Namun, peluncuran vaksin nasional lebih lambat dari yang direncanakan para pejabat pada awalnya.

Baca juga: Cara Cek Bantuan Tunai Sebesar Rp 300 Ribu, Silakan Login dtks.kemensos.go.id

ilustrasi vaksin. Perusahaan obat Amerika Serikat (AS) Moderna Inc tahun ini menambah jumlah dosis minimum yang diharapkan sekira 20 persen menjadi 600 juta.
ilustrasi vaksin. Perusahaan obat Amerika Serikat (AS) Moderna Inc tahun ini menambah jumlah dosis minimum yang diharapkan sekira 20 persen menjadi 600 juta. (Freepik)

AS Distribusikan 13 Juta Dosis Vaksin

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Vaksin ModernaCovid-19Virus CoronaPemerintah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved