Breaking News:

Vaksin Covid

Klarifikasi Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 Butuh Waktu 3,5 Tahun: Bukan Indonesia

Jubir Vaksin Covid-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmidzi menjelaskan soal kabar proses vaksinasi butuh waktu 3,5 tahun.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Instagram/@ridwankamil
Simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat, Depok, Jawa Barat, 22 Oktober 2020. Terbaru ilustrasi proses vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Beredar kabar bahwa proses vaksinasi Covid-19 membutuhkan waktu selama 3,5 tahun.

Menyusul pemberitaan tersebut, muncul asumsi bahwa Indonesia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan program vaksinasi.

Menjawab hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan bahwa Indonesia hanya membutuhkan waktu 15 bulan untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.

1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam.
1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam. (Instagram/@sekretariat.kabinet)

Baca juga: Klaim Vaksin Covid-19 yang Diproduksi Sinovac Tak Pakai Bahan Pengawet, Ini kata Jubir PT Bio Farma

Baca juga: Mulai Januari 2021, Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan ke Daerah, Ini Penjelasan Menko Airlangga

Dikutip dari kemkes.go.id, hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi.

Dokter Siti menjelaskan, sampai saat ini, vaksinasi masih menunggu zin penggunaan darurat vaksin COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jika izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah keluar, Kemenkes akan melakukan vaksinasi bertahap di 34 provinsi.

"Secara total, kita membutuhkan waktu 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022, untuk menuntaskan program vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang," kata dr. Siti pada Konferensi Pers secara daring, Minggu (3/1/2021).

Terkait kabar vaksinasi 3,5 tahun, dr. Siti menjelaskan bahwa waktu itu merupakan proyeksi penyelesaian vaksinasi untuk seluruh dunia.

Dokter Siti juga mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan).

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi tenaga kesehatan dan petugas publik dan memprioritaskan mereka untuk menjadi kelompok pertama bersama pemerintah yang akan menerima vaksinasi," ucap dr. Nadia.

"Kita sangat berharap dengan adanya vaksin, maka tenaga kesehatan, khususnya, dapat segera pulang dan bertemu dengan keluarga mereka, tambahnya.

Jadwal Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pemerintah telah membuat jadwal vaksinasi Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Jadwal tersebut dibuat setelah berkonsultasi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), sebuah badan independen yang memberikan saran dan nasihat terkait program-program vaksinasi.

Jadwal vaksinasi itu diumumkan oleh Budi dalam keterangan pers Menkes, Selasa (29/12/2020), yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
VaksinCovid-19VaksinasiKementerian KesehatanBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved