Terkini Daerah
Polisi Bunuh Diri setelah Tembak Istri dan Anaknya, Kejadian Berlangsung setelah Pulang Kerja
Anggota Polri berpangkat Aiptu, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Seseorang anggota Polri nekat mengakhiri hidupnya dan membuat heboh warga Kampung Parung Serab, Sukmajaya, Kota Depok, siang ini.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar bernama Kondang, korban diketahui bernama Teguh dan berdinas di daerah Jakarta Selatan.
Kondang mengatakan, korban nekat mengakhiri hidupnya setelah terlibat cekcok dengan istrinya.
"Dengar suara cekcok pukul 11.00 WIB kurang, terus gak lama ada suara tembakan tiga kali," kata Kondang di lokasi kejadian, Rabu (30/12/2020).
Kondang mengatakan, diketahui anak korban dalam kondisi kritis setelah terdengar suara tembakan tersebut.
Sementara istrinya, terluka di bagian kaki akibat tembakan tersebut.
Baca juga: Fakta Gadis 14 Tahun Diperkosa 4 Pria, Dicekoki Pil Anjing Gila hingga Dua Pelaku Ayah dan Anak
Saat ini, Polisi tengah menggelar olah tempat kejadian perkara, dan warga dilarang mendekat dari lokasi kejadian dengan radius jarak kurang lebih 100 meter.
Belakangan terungkap, polisi yang bunuh diri di rumahnya adalah Aiptu Slamet Teguh Riyanto.
Selama ini korban bertugas di Polsek Tebet, Jakarta Selatan.
"Iya betul, dia anggota kami, pangkat Aiptu," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Agus Herwahyu Adi saat dikonfirmasi, Rabu (30/12/2020).
Menurut Agus, Aiptu Slamet bertugas di bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
"Dia (Aiptu Slamet) di bagian SPKT, sudah 20 tahun di sini (Polsek Tebet)," ia menambahkan.
Pengakuan Anak Korban
Bagai petir di siang bolong, anak dari polisi yang bunuh diri di Depok terkejut dan terbangun dari tidurnya akibat bunyi letusan senjata api.
Mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, ia tercengang saat keluar dari kamarnya dan menyaksikan bahwa ayah, ibu, dan adiknya sudah tersungkur bersimbah darah di lantai.