Breaking News:

Terkini Nasional

Latihan di Villa, Teroris Muda Jamaah Islamiyah Belajar Lempar Pisau, Rakit Bom hingga Penyergapan

Kelompok teroris Jamaah Islamiyah menggunakan villa sebagai sarana untuk melatih para teroris muda mereka sebelum bertempur langsung di lapangan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
YouTube Kompastv
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers, Senin (28/12/2020), Argo memaparkan soal pelatihan para teroris muda Jamaah Islamiyah yang digelar di sebuah villa di Semarang. 

TRIBUNWOW.COM - Baru-baru ini tim Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Polri, berhasil membongkar pusat pelatihan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Tengah.

Para anak-anak muda calon teroris, dilatih di dalam sebuah villa tentang beragam materi mulai dari bela diri hingga merakit bom.

Di dalam villa tempat mereka latihan, para teroris muda kelompok JI dilatih oleh instruktur khusus.

23 terduga teroris Jaringan Jamaah Islamiyah (JI) menginjakan kaki di apron kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (16/12/2020) siang.
23 terduga teroris Jaringan Jamaah Islamiyah (JI) menginjakan kaki di apron kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (16/12/2020) siang. (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Baca juga: Diduga Terlibat Terorisme, Pemilik Travel Haji dan Umrah Ditangkap, Ditemukan Sejumlah Senjata Tajam

Fakta itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, dalam konferensi pers, Senin (28/12/2020), yang ditayangkan di YouTube Kompastv.

Ia mengatakan, total terdapat 12 tempat di Jawa Tengah yang digunakan sebagai tempat latihan teroris JI.

Dari 12 tempat itu satu di antaranya adalah Semarang, tepatnya Kota Ungaran.

"Saya tidak bisa menyebutkan lokasinya di mana," ujar Argo.

Argo menuturkan tempat yang digunakan untuk latihan adalah rumah Villa.

Argo lalu memaparkan menu materi pelatihan yang diajarkan kepada para teroris muda tersebut.

"Yang pertama adalah bela diri, bela diri tangan kosong," kata dia.

"Kemudian yang kedua adalah melempar pisau."

"Kemudian yang ketiga, menggunakan senjata tajam (pedang, katana)."

"Kemudian juga diberikan pelatihan bagaimana merakit bom, dan bagaimana cara untuk melakukan penyergapan," sambungnya.

Argo menjelaskan, sosok yang bertanggung jawab melatih para teroris muda itu bernama Pak Karso.

"Pak Karso ini di dalam merekrut peserta, dia juga merekrut pelatih," kata dia.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
TerorisJamaah IslamiyahBomDensus 88Jawa Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved