Breaking News:

Vaksin Covid

4 Perusahaan Pembuat Vaksin Klaim Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Varian baru Virus Corona diketahui lebih mudah menyebar dan menular 70 persen lebih mudah dibandingkan sebelum bermutasi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Terbaru, ilustrasi vaksin Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah perusahaan pembuat vaksin Covid-19 mengklaim, vaksin buatan mereka tetap ampuh menghadapi varian baru Virus Corona yang menyebar di Inggris.

Empat perusahaan vaksin itu adalah Moderna, CureVac, AstraZeneca, dan Pfizer & BioNTech.

Varian baru Virus Corona yang menyebar diketahui memiliki nama B.1.1.7 dengan tingkat penularan yang mencapai 70 persen lebih mudah menyebar.

Perawatan pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Klungkung, Rabu (19/8/2020). Terbaru, ilustrasi pasien Covid-19.
Perawatan pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Klungkung, Rabu (19/8/2020). Terbaru, ilustrasi pasien Covid-19. (Istimewa/TribunBali)

Baca juga: Distribusi Vaksin Covid-19 Bakal Dilakukan Bertahap, Diutamakan untuk Wilayah Berisiko Tinggi

Dikutip dari Kompas.com, Ugur Sahin direktur eksekutif perusahaan BioNTech yang bekerja sama dengan Pfizer menjelaskan, data soal keampuhan vaksin melawan varian baru Virus Corona akan diperoleh dalam beberapa minggu ke depan.

"Secara keilmuwan besar kemungkinan respon imun yang dibuat oleh vaksin ini bisa juga mengatasi mutasi yang ada," kata Ugur dalam percakapan dengan wartawan.

Diketahui mutasi dari virus penyebab Covid-19 itu telah terdeteksi di Inggris sejak September tahun 2020 lalu.

Varian virus ini menjadi perhatian serius karena diperkirakan mampu menyebar 70 persen lebih mudah dibanding sebelum bermutasi.

Dikutip dari reuters.com, Kamis (24/12/2020), adanya mutasi virus baru ini mengharuskan pemerintah Inggris memperketat aturan terkait Covid-19.

Pemerintah Inggris melaporkan sudah ada 40.000 kasus infeksi baru.

Lonjakan itu diduga disebabkan oleh mutasi virus yang diketahui lebih mudah menyebar dibanding sebelumnya.

"Melawan naiknya angka infeksi, naiknya pasien yang dirawat di rumah sakit, dan naiknya korban jiwa akibat Virus Corona, penting bagi kita untuk segera mengambil tindakan," ujar Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock.

Dikutip dari bbc.com, penasihat pemerintah Inggris memiliki bukti bahwa mutasi baru Virus Corona ini lebih mudah menyebar dibanding varian lainnya.

Ada tiga hal utama mengapa mutasi ini menjadi perhatian serius.

Pertama adalah, virus ini dengan cepat mengambil tempat, menyingkirkan virus-virus yang lama.

Kedua, virus ini mengubah sebagian struktur virus lama.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Vaksin Covid-19Vaksin Virus CoronaCovid-19Virus CoronaVaksin Pfizer
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved