Vaksin Covid
Optimis Vaksin Covid-19 Gratis Pulihkan Ekonomi, Jokowi Ungkit UU Cipta Kerja: Kembali Normal
Jokowi optimis vaksinasi Covid-19 secara gratis dapat membuat kondisi ekonomi di Indonesia pulih kembali.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Hal itu disampaikan oleh Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam acara Sapa Indonesia Malam, Minggu (20/12/2020).
"Pertama dalam memberikan proteksi pribadi pada individu," kata Siti.
"Kedua adalah memberikan proteksi kepada kelompok kalau cakupan minimal 70 persen atau 80 persen," sambungnya.
Siti menyampaikan cakupan itu nantinya bergantung pada efikasi vaksin.
Dilansir bbc.com, efikasi adalah manfaat bagi individu penerima vaksin.
Siti menjelaskan, semakin tinggi efikasi vaksin yang diberikan, maka jumlah penduduk yang harus menerima vaksin juga semakin berkurang.
"Kalau efikasinya tinggi, 80 persen, maka tidak semua harus mendapatkan vaksin," kata dia.
Selanjutnya, manfaat ketiga vaksinasi Covid-19 adalah masyarakat yang tidak mendapat vaksin dapat terlindungi dengan adanya kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Dia juga memberikan proteksi crossover populasi," ujar Siti.
"Jadi kalau cakupan dan efikasi sudah memenuhi."
"Maka kelompok yang belum mendapatkan vaksin akan juga terlindungi dengan vaksinasi yang diberikan dalam bentuk pada kekebalan kelompok."
"Jadi ini juga yang menjadi salah satu pertimbangan kita," lanjutnya.
Simak videonya mulai menit ke-8.00:
(TribunWow.com/Anung)