Breaking News:

Agus Trihatmoko: Pelabuhan Patimban Memiliki Arti Penting dan Strategis bagi Perekonomian Indonesia

Selesainya pembangunan pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat tahap I dan sudah diluncurkan operasionalnya sangat kita apresiasi dan syukuri.

Editor: Claudia Noventa
Dok. Pribadi
Dr. R. Agus Trihatmoko, Ekonom Universitas Surakarta 

Produk ini ke dapan menjadi harapan kebutuhan energi alternatif nasional, “termasuk sekarang pasar internasional sudah tumbuh, namun pasokannya masih kekurangan”.   

Peran Kementerian Perindustrian dan Perdagangan dan Kementrian Koperasi UMKM harus proaktif, dan berkelanjutan pada sektoral prioritas tersebut sebagai kata kunci keberhasilan industrialisasi dan pemberdayaan UMKM di Jawa Barat.

Baca juga: Pernyataan Perdana Risma setelah Menjadi Menteri Sosial: Saya Tak Pernah Bayangkan Jadi Menteri

Inisiatifnya tentu harus seiring dengan program Pemerintah Daerah, dan sinergi dengan kementrian lainnya.

Berikutnya, pemberdayaan sektoral industri apa pun harus mulai berorientasi pada produk ekspor, selain untuk kebutuhan dalam negeri.  

Ini sebagai antisipasi secara serius ke depan agar pelabuhan Patimban justru “tidak menjadi jalur banjirnya” barang-jadi dari negara lain.     

Dampak lain yang juga harus ditindaklanjuti adalah bagi pelabuhan Tanjung Priuk dan Tanjung Emas. Kemungkinan akan terjadi penurunan kapasitas loading dan unloading.

Sehingga, perlu diantisasi sejak dini “jika” melampaui dibawah ambang kapasitas normal masing-masing pelabuhan Termasuk, juga dampak-dampak ekonomi di lingkunan sekitar pelabuhan tersebut.

Baca juga: Sempat Dikabarkan Jadi Saingan Risma sebagai Mensos, Dukungan Rudy: Beliau Orang Pintar, Birokrat

Jadi, pemerintah pusat harus turut mengatur pemetaan (mapping design) industri dan kewirausahaan agar masing-masing pelabuhan memiliki peran strategis dan efektif kelogistikkan dan perekonomian lainnya.

Kahadiran pelabuhan Patimban nantinya perlu dikaji untuk dijadikan role model  koneksitas geoekoomi nasional, dan internasional.

Hal itu perlu dijadikan inisiatif pemerintahan pusat bersama pemerintahan daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi menjadi sentra pelabuhan besar.

Bahkan, pelabuhan-pelabuhan kecil peninggalan masa kolonial dapat dibangun/dihidupkan kembali.  

Sehingga, transportasi perdagangan di Indonesia melalui jalur laut akan semakin pesat, dan ke dapan dapat mengurai masalah kepadatan jalur melalui darat. (Dr. R. Agus Trihatmoko/Ekonom Universitas Surakarta)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pelabuhan PatimbanPerekonomianPresiden Joko Widodo (Jokowi)TribunWow.comAgus Trihatmoko
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved