Breaking News:

Vaksin Covid

Beredar Kabar WHO Sebut Vaksin Covid-19 Sinovac Paling Lemah, BPOM Buka Suara: Sudah Kami Konfirmasi

Beberapa waktu belakangan, beredar kabar di media massa bahwa WHO telah membandingkan sepuluh vaksin Covid-19. Sinovac jadi yang paling lemah.

Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Vaksin COVID-19 buatan Sinovac disimpan di Kantor Pusat Bio Farma Bandung, Jabar. Beberapa waktu belakangan, beredar kabar di media massa bahwa WHO telah membandingkan sepuluh vaksin Covid-19. Sinovac jadi yang paling lemah. 

TRIBUNWOW.COM - Beberapa waktu belakangan, beredar kabar di media massa bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membandingkan sepuluh vaksin Covid-19.

Dari hasil tes tersebut, Sinovac merupakan yang paling lemah.

Kabar lainnya adalah Indonesia merupakan satu-satunya negara yang memesan vaksin Sinovac.

Baca juga: BPOM: Vaksin Bukan Satu-satunya Cara Memutus Penularan Covid-19

Dr Lucia Rizka Andalusia, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membantah dua rumor tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada dokumen dan informasi resmi dari WHO yang membandingkan respon imunitas 10 kandidat vaksin, atau pernyataan bahwa vaksin Sinovac rendah sebagaimana ditampilkan dalam pemberitaan.

"Hal ini pun sudah kami konfirmasikan kepada pihak WHO di Indonesia. Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik," jelas Dr Lucia.

Selain itu, informasi bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat.

Selain Indonesia, sejumlah negara telah melakukan pemesanan vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Baca juga: WHO Bandingkan 10 Vaksin Covid-19 yang Ada di Dunia, Sinovac Jadi yang Terlemah

Mereka adalah Brazil, Turki, Chile, Singapura, dan Filipina.

Bahkan, Mesir juga sedang bernegosiasi untuk bisa memproduksi vaksin Sinovac di Mesir.

Dr Lucia juga menegaskan, Pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa vaksinasi hanya dilakukan dengan vaksin yang aman, efektif, dan bermutu secepatnya.

Badan POM, bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli akan memastikan dan mengawal aspek keamanan, khasiat serta mutu dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO.

"Keberhasilan penanganan Covid di Indonesia, akan menjadi keberhasilan kita sebagai bangsa dan juga sebagai bagian dari masyarakat dunia. Salah satu upaya percepatan untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi yang perlu dijalankan bersama dengan disiplin 3M," tegasnya.

Dia berpesan agar masyarakat jangan kendor memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan siap divaksinasi saat vaksin siap. 

Indonesia Sudah Pesan Vaksin Covid-19 Sinovac

Halaman
123
Tags:
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)Vaksin Covid-19VaksinCovid-19Virus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved