Breaking News:

Vaksin Covid

Ingatkan soal Prokes, Satgas Covid-19: Vaksin Belum Tentu Bisa Melindungi 100 Persen Masyarakat

Satgas Covid-19 mengingatkan bahwa vaksin tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk lalai dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube BNPB Indonesia
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam acara Talkshow yang ditayangkan oleh kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (18/12/2020). Wiku mengatakan, adanya vaksin Covid-19 bukan berarti masyarakat bisa lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito meminta masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Virus Corona (Covid-19).

Wiku mengatakan, adanya vaksin Covid-19 bukan berarti masyarakat bisa lalai dalam menjalankan protokol kesehatan.

Ia menegaskan, vaksin adalah satu dari beberapa pertahanan dalam menghadapi Covid-19.

1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam.
1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam. (YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, BPOM: Vaksin Bukan Satu-satunya Cara untuk Memutus Mata Rantai Penularan

Hal itu disampaikan oleh Wiku dalam acara Talkshow yang ditayangkan oleh kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (18/12/2020).

Awalnya Wiku menyinggung bagaimana adanya persepsi bahwa keberadaan vaksin berarti pandemi telah usai.

"Semuanya sepertinya merasa kalau ada vaksin, kita sebentar lagi selesai," kata Wiku.

Wiku menegaskan, keberadaan vaksin Covid-19 bukan berarti pandemi Covid-19 sudah berakhir.

"Sebenarnya pengalaman itu belum terjadi, semuanya mengalami pandemi," ujarnya.

Ia lalu memaparkan bahwa vaksin adalah satu dari beberapa banyak bentuk pertahanan dalam melawan pandemi Covid-19.

"Jadi kita harus lihat bahwa vaksin ini adalah salah satu tameng," kata Wiku.

Wiku mengingatkan betapa pentingnya tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Dengan adanya vaksin tidak serta merta perlindungan lainnya kita tinggalkan, enggak boleh," kata Wiku.

"Karena bisa saja bobol, vaksin belum tentu bisa melindungi 100 persen dari seluruh masyarakat."

"Jadi 3M itu harus tetap dilakukan," lanjutnya.

Selain 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker), Wiku juga menyinggung soal pentingnya meningkatkan imunitas tubuh melalui olahraga, dan istirahat yang cukup.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Vaksin Covid-19Covid-19VaksinWiku AdisasmitoVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved