Breaking News:

Terkini Daerah

Semua Tubuh Dony Saputra Sudah Ditemukan, Korban Sering Nginap di Rumah Pelaku dan Pernah Ditolong

Polisi baru saja mengungkapkan perkembangan terbaru kasus pembunuhan dan mutilasi yang menimpa Dony Saputra.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
TKP kedua penemuan potongan tubuh manusia berupa tangan sebelah kiri di sebuah tempat pembuangan sampah, Kayuringin Bekasi pada Senin (7/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi baru saja mengungkapkan perkembangan terbaru kasus pembunuhan dan mutilasi yang menimpa Dony Saputra.

Diketahui mayat Dony ditemukan di dua lokasi berbeda di Bekasi pada Senin (7/12/2020).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Rabu (9/12/2020), Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan bahwa seluruh tubuh korban sudah ditemukan.

Seorang pria bernama Dony Saputra (24) dari Cilacap, Jawa Tengah menjadi korban mutilasi.  Ini reaksi keluarganya anaknya menjadi korban pembunuhan pada Selasa (8/12/2020).
Seorang pria bernama Dony Saputra (24) dari Cilacap, Jawa Tengah menjadi korban mutilasi. Ini reaksi keluarganya anaknya menjadi korban pembunuhan pada Selasa (8/12/2020). (Channel YouTube Kompas TV)

Baca juga: Fakta Kasus Mayat Dimutilasi di Bekasi, Diduga Belum Lama Dibunuh dan Masih Cari Potongan Tubuh Lain

Kepala Dony ditemukan di pinggir sungai di kawasan Kayuringin, Bekasi Selatan.

Lokasi itu tidak jauh dari tempat penemuan badan Dony di pinggir sungai Kalimalang.

"Enggak beda jauh lah dari sekitaran itu (lokasi penemuan badan). Beda RW saja tapi di sekitaran Kayuringin," kata Alfian, Rabu (9/12/2020).

Sementara itu, dua kaki korban ditemukan di dalam tempat sampah yang tak jauh dari sungai.

"Kaki yang di tong sampah, kepala di pinggir sungai," jelas Alfian.

Sementara itu, Dony diketahui dibunuh oleh remaja berinisial A (17).

Mereka keduanya merupakan teman dekat.

Tetangga pelaku di di Kampung Pulo Gede, Jakasampurna, Bekasi Barat, Emas Jumiyati (45) mengatakan bahwa korban dan pelaku bertemu pertama kali di pinggir jalan setahun lalu.

Emas yang sudah sangat mengenal pelaku mengatakan bahwa A selama ini tinggal sendiri sejak kedua orang tuanya meninggal dunia.

Demi memenuhi kebutuhan, ia mengamen dan menjadi manusia silver.

"Dia (pelaku) kan sering cerita-cerita sama saya, orangnya ramah. Karena saya sering lihat si korban main ke sini, jadi saya tanya itu siapa," kata Emas saat ditemui di kediamannya, Rabu (9/12/2020) seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

Baca juga: Sosok Dony Saputra Korban Mayat Mutilasi di Bekasi, Pekerja Minimarket dan Miliki Tato di Tubuhnya

Emas mengatakan, A sempat bercerita padanya bahwa kenal Dony saat korban itu ban motornya bocor.

Lalu pelaku membantu korban mendorong motornya sampai ke tambal ban.

"Katanya ketemu di pinggir jalan. Jadi dia ceritanya nolongin korban pas ban motornya bocor. Dari situ awalnya. Terus kenal, lama-lama sering main," ucapnya.

Selain Dony, Emas menyebut A memang sering mengajak teman-temannya untuk menginap.

A selalu sendirian di rumah.

Ayahnya sudah lama meninggal dan ibunya wafat tiga tahun lalu.

Sedangkan dua kakaknya sudah berkeluarga.

"Ya memang AJY itu yatim piatu. Ayahnya meninggal udah lama banget, kalau ibunya 3 tahun lalu."

"Dia punya kakak dua orang, tapi sudah berkeluarga. Jadi di sini sendiri dan enggak ada yang urus," kata Emas.

Terkait motif yang menyebut A membunuh Dony karena sering dipaksa berhubungan badan, Emas mengaku tidak tahu.

Meski Dony sering menginap di rumah tetangganya itu, Emas tak pernah menaruh curiga bahwa korban penyuka sesama jenis.

"Sejak setahun lalu sering main ke sini. Biasanya datang malam minggu, pulang besokannya. Selali naik motor kalau korban mau ke sini," tuturnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan teman dekat.

Dikutip dari Tribun Jakarta, motif sementara pembunuhan ini karena pelaku mengaku kesal telah dipaksa berhubungan badan sesama jenis dengan korban.

"Pelaku kesal sama korban karena dipaksa sodomi berkali-kali sama pelaku," jelas Erna saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2020).

Ditangkap saat Main PS

Polisi berhasil menangkap pelaku saat tengah bermain Play Station (PS) di dekat rumahnya di kawasan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi dini hari tadi sekitar 01.30 WIB.

Awalnya, tim dari Polda Metro Jaya menggeledah rumah pelaku sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat digeledah, A didapati tidak ada di rumahnya.

Kemudian, polisi mencari pelaku di sekitar rumah.

Rupanya, pelaku ditemukan saat sedang bermain PS tak jauh dari rumahnya.

"Setelah penggeledahan langsung menelusuri pelaku. Pelaku tertangkap di tempat PS, sedang main PS," jelas Alfian.

Saat diringkus, A tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Remaja tersebut juga langsung mengakui semua perbuatannya ketika ditanya petugas.

Kemudian polisi langsung membawa A ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Selain itu, rumah A saat ini juga dipasangi garis polisi.

"Kasus ditangani Polda Metro Jaya. Sementara rumah di police line," kata Alfian.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari dan Kompas.com dengan judul Polisi: Remaja Pelaku Mutilasi di Kalimalang adalah Pengamen Sekaligus Manusia Silver, Dua Kaki Korban Mutilasi di Bekasi Ditemukan di Tong Sampah, Kepala di Sungai dan Tribun Jakarta dengan judul Pelecehan Seksual Jadi Alasan Tersangka Tega Mutilasi Korban di Bekasi dan Motif Remaja Mutilasi Pria di Bekasi Kesal Dipaksa Berhubungan Sejenis, Tetangga: Tiap Minggu Nginep dan dari Warta Kota dengan judul  Kantongi Identitas Korban Mutilasi, Polisi Kini Dalami Latar Belakang Pembunuhan Dony Saputra

Tags:
Dony SaputraKorban mutilasi di BekasiMutilasiKasus PembunuhanBekasiKalimalang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved