Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Ingatkan Protokol Kesehatan Pilkada, Mahfud MD Harap Hasil Bisa Dilihat Sore Nanti atau Besok Pagi

Menko Polhukam Mahfud MD mengimbau masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan saat mencoblos di pilkada 2020 ini.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube Kemenko Polhukam RI
Menko Polhukam Mahfud MD mengimbau masyaraka tetap menerapkan prokes saat mengikut Pilkada Serentak 2020 pada Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pada hari ini, Rabu (9/12/2020), masyarakat Indonesia akan melakukan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di wilayah mereka masing-masing.

Pilkada kali ini jauh berbeda dari momen-momen sebelumnya karena adanya pandemi Virus Corona (Covid-19).

Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD mengimbau agar masyarakat tetap melakukan pencoblosan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mempersiapkan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, baik perlengkapan pemungutan suara maupun alat pelindung diri (APD) untuk penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Bandung 2020 saat pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 43 di RT 05 RW 02, Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020). Pilkada 2020 serentak diselenggarakan di seluruh Indonesia pada 9 Desember 2020, termasuk di Kabupaten Bandung yang diikuti tiga pasangan calon (paslon), yakni nomor urut 1 Nia Kurnia Agustina-Usman Sayogi, nomor urut 2 Yena Iskandar Ma'soem-Atep Rizal, dan nomor urut 3 Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan. Pelaksanaan Pilkada 2020 yang berlangsung pada masa pandemi Covid-19 harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mempersiapkan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, baik perlengkapan pemungutan suara maupun alat pelindung diri (APD) untuk penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Bandung 2020 saat pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 43 di RT 05 RW 02, Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020). Pilkada 2020 serentak diselenggarakan di seluruh Indonesia pada 9 Desember 2020, termasuk di Kabupaten Bandung yang diikuti tiga pasangan calon (paslon), yakni nomor urut 1 Nia Kurnia Agustina-Usman Sayogi, nomor urut 2 Yena Iskandar Ma'soem-Atep Rizal, dan nomor urut 3 Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan. Pelaksanaan Pilkada 2020 yang berlangsung pada masa pandemi Covid-19 harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Baca juga: Hari Ini Pilkada Serentak 2020, Berikut Mekanisme Pencoblosan di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Jelang Pilkada Serentak 2020, Sebanyak 968 Petugas KPPS Pilkada Jateng Positif Covid-19

Dikutip dari setkab.go.id, Rabu (9/12/2020), Mahfud mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjelankan prokes.

“Saya berpesan kepada Saudara-saudara, hari ini, tanggal 9 Desember ini datanglah ke tempat pemungutan suara (TPS). Berikan suara Saudara untuk memilih pemimpin Saudara, untuk memilih kepala daerah Saudara. Pilihlah yang baik pemimpin Saudara,” ujar Mahfud.

“Lima tahun ke depan, baik atau tidaknya daerah Saudara akan ditentukan oleh pilihan Saudara hari ini. Oleh sebab itu, gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Beberapa prokes yang diingatkan oleh Mahfud di antaranya adalah 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

"Mmncoblos dengan sebaik-baiknya sesuai dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” tegas Mahfud.

Mahfud berharap hasil pencoblosan paling cepat dapat diketahui pada sore hari ini.

“Mudah-mudahan tanggal 9 sore atau tanggal 10 (Desember) pagi, kita semua masing-masing sudah tahu hasil pilkada. Meskipun pengumuman resminya tentu masih harus menunggu beberapa waktu lagi,” pungkas Menko Polhukam.

Fakta Gibran Ungguli Bajo di Solo

Dua pasangan calon (paslon) Wali Kota Solo, yakni Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) akan bersaing di Pilkada Solo 2020.

Pemimpin Kota Solo selama lima tahun ke depan akan ditentukan hari ini, Rabu (9/12/2020).

Di atas kertas, paslon Gibran-Teguh bisa dikatakan cukup diunggulkan untuk mengalahkan pasangan Bajo.

Meski begitu kembali lagi penentuan akan ditentukan oleh seluruh masyarakat Kota Solo yang mempunyai hak untuk memilih.

DIkutip dari TribunSolo.com, berdasarkan prediksi dari lembaga Prospek Research Center yang dilakukan pada Selasa (8/12/2020), pasangan Gibran-Teguh akan menang telak.

Baca juga: KPU Pastikan Sebagian Besar dari 968 Petugas KPPS Pilkada Jateng yang Positif Covid-19 Sudah Sembuh

Gibran diprediksi akan mendapatkan 62 persen suara.

Sedangkan sang rival, pasangan Bajo diprediksi hanya mendapatkan 3,25 persen suara saja.

Sementara itu sebanyak 18,75 tidak memilih atau abstain dan 16 persen lagi tidak masih belum tahu.

"Apabila pilihan abstain dan belum tahu pada akhirnya tidak menentukan pilihan, kemudian, suara sah hanya dihitung dari responden yang memilih pasangan calon maka perolehan Gibran-Prakoso diperkirakan sebesar 95 persen dan Bajo sebesar 5 persen," kata Direktur Program Prospek Research Center, NUnik Nurhayati.

Tidak berbeda jauh dengan survei yang dilakukan oleh Indo Barometer yang mengunggulkan paslon Gibran-Teguh.

Dikutip dari Kompas.com, elektabilitas Gibran mencapai 65,3 persen.

Sebaliknya, angka elektabilitas pasangan Bajo hanya 4,5 persen.

Sedangkan sisanya sebanyak 30,3 persen terdiri dari tidak akan memilih, masih rahasia, belum memutuskan, tidak tahu dan tidak menjawab.

Kepastian tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari.

"Gibran dan Bagyo Wahyono kita lihat angkanya 65 banding 4 persen. Jauh ya selisihnya 60 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam konferensi persnya, Senin (7/12/2020). (TribunWow/Anung/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari TribunSolo.com dengan judul Hasil Survei H-1 Coblosan Pilkada Solo 2020 : Gibran-Teguh 62 Persen, Bagyo-Supardjo 3,25 Persen, Kompas.com dengan judul Survei Indo Barometer: Elektabilitas Gibran 65,3 Persen, Bagyo Wahyono 4,5 Persen, dan Setkab.go.id dengan judul Menko Polhukam: Terapkan Protokol Kesehatan, Gunakan Hak Pilih Sebaiknya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Mahfud MDPilkada Serentak 2020Pilkada SerentakCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved