Breaking News:

KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

Merasa Difitnah, Adik Prabowo Singgung Anaknya Ikut Diseret Kasus Edhy Prabowo: Saya Dizalimi

Adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, angkat bicara tentang kasus suap mantan Menteri KKP Edhy Prabowo.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube Kompas TV
Adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, angkat bicara tentang kasus suap mantan Menteri KKP Edhy Prabowo, Jumat (4/12/2020). 

"Jadi sebenarnya kalau kita lihat, kita dengarkan sampai akhir ini ada dua mukanya Pak Edhy," ungkapnya.

Diketahui Edhy mensosialisasikan kebijakan tersebut akan berdampak pada kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Jurnalis senior Budi Setyarso mengungkapkan hasil penelusurannya terhadap kasus suap mantan Menteri KKP Edhy Prabowo, dalam acara ILC, Selasa (1/12/2020).
Jurnalis senior Budi Setyarso mengungkapkan hasil penelusurannya terhadap kasus suap mantan Menteri KKP Edhy Prabowo, dalam acara ILC, Selasa (1/12/2020). (Capture YouTube Indonesia Lawyers Club)

Meskipun begitu, Budi menyebutkan, ada permainan bisnis di balik pemberian izin ekspor benur.

Tidak hanya itu, permainan bisnis ini diduga menguntungkan pihak-pihak yang ada di dekat Edhy.

"Muka yang pertama adalah kebijakan populis yang membuat masyarakat di NTB terutama seolah-olah mendapat pertolongan," jelas Budi.

Baca juga: Sebut Fadli Zon akan Liar jika Gantikan Edhy Prabowo, Rocky Gerung: Pasti Luhut Tak Mampu Kendalikan

"Tapi sebenarnya di balik mejanya itu ada permainan dari ujung ke ujung yang sebenarnya menguntungkan lingkaran dekatnya," ungkapnya.

Ia menjelaskan hal itu dapat disimpulkan berdasarkan penelusuran sejak bulan Juli sampai sebelum Edhy Prabowo dijemput pada 25 November 2020 lalu.

Budi memberikan contoh kejanggalan yang ditemukan dalam kebijakan izin ekspor benur tersebut.

Diketahui sebelumnya ekspor benih lobster dilarang Menteri KKP terdahulu, Susi Pudjiastuti, lalu diaktifkan kembali oleh Edhy Prabowo.

"Yang pertama misalnya, ketika beberapa hari, tidak sampai hitungan bulan setelah kepmen (keputusan menteri) itu dikeluarkan, sudah ada ekspor dari Indonesia ke Vietnam," terang Budi.

"Padahal kalau menurut permen (peraturan menteri) itu sendiri, itu hampir tidak mungkin," lanjutnya.

Alasannya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi eksportir agar mendapat izin dari KKP.

"Satu bulan, dengan peraturan yang ada di permen itu, tidak mungkin menjalankan ekspor pertamanya," tambah Budi. (TribunWow.com/Brigitta)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Edhy PrabowoPrabowo SubiantoHashim DjojohadikusumoKorupsiMenteri Pertahanan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved