Breaking News:

Terkini Daerah

4 Fakta Wanita di Lampung Ngaku Dijual Suami dan Dipaksa Layani Pria Mesum, Bantah Disebut PSK

Berdalih karena istri pernah diperkosa pria lain, seorang suami di Bandar Lampung tega menjual istri sahnya tersebut.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribunlampung.co.id/Muhammad Joeviter
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana (kiri) saat menginterogasi AP, pelaku KDRT terhadap istri, dalam ekspos perkara, di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (28/11/2020). AP, seorang suami jual istri di Bandar Lampung melakukan KDRT ke istrinya karena setoran sebagai PSK kurang 

TRIBUNWOW.COM - Berdalih karena istri pernah diperkosa pria lain, seorang suami di Bandar Lampung, Lampung tega menjual istri sahnya tersebut.

Hal itu diakui AP (31) saat dihadirkan dalam kspos perkara di Mapolresta Bandar Lampung pada Sabtu (28/11/2020).

AP mengungkapkan, awal mula sang istri bekerja sebagai PSK setelah dirudapaksa oleh seorang pria.

Dari peristiwa itu, istri tersangka rela 'digarap' pria hidung belang asal mendapatkan imbalan uang.

AP mengaku sempat cemburu terhadap sang istri karena melayani pria lain.

Berjalan waktu, AP justru ikut menikmati uang hasil jerih payah sang istri.

Baca juga: Menag Fachrul Razi Doakan Ketua PBNU Said Aqil Siradj yang Positif Covid-19: Semoga Segera Sehat

Baca juga: Sesalkan Sikap Habib Rizieq soal Swab Test, Mahfud MD Minta Kooperatif: Bisa Diancam Hukum Pidana

Pada awal November 2020, AP kesal karena tidak diberi uang setoran oleh sang istri.

"Setahu saya dikasih (uang oleh pelanggan), tapi kata dia (istri) gak ada, makanya saya pukul pakai tangan dan helm," ucap AP.

Sebelumnya diberitakan, demi uang, seorang suami di Bandar Lampung berinisial AP (31), tega menjual istrinya untuk melayani pria hidung belang.

Hal ini terungkap dalam ekpose perkara yang dilakukan Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Sabtu (28/11/2020).

AP digelandang ke Mapolresta setelah sang istri inisial AB (27) melaporkan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke polisi.

"Istrinya melaporkan perbuatan KDRT, karena tidak dapat pelanggan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana, Sabtu.

Rezky menjelaskan, tersangka diamankan ke Mapolresta pada Rabu (25/11/2020).

Lakukan KDRT

Tak hanya jual istri, AP juga melakukan KDRT terhadap istrinya tersebut.

Penangkapan terhadap AP atas dasar laporan sang istri yang gerah mengalami KDRT.

KDRT yang dilakukan AP tersebut, lantaran sang istri tak memberikan setoran setelah melayani pria hidung belang.

Rezky Maulana menerangkan, terduga pelaku merasa tidak puas karena uang hasil setoran istri menjadi PSK tidak sesuai keinginan.

Penganiayaan tersangka terhadap istri diketahui sebanyak dua kali.

"TKP penganiayaan awal di Saburai, tempat di mana istrinya biasa menjajakan diri."

"Kemudian, TKP selanjutnya di rumah tersangka," kata Rezky Maulana dalam ekspos perkara, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Ditemukan Jasad Wanita Diduga WNI di Dalam Koper di Makkah Arab Saudi, Berawal dari Kecurigaan Warga

Akibat penganiayaan tersebut, sang istri mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, tindak kekerasan yang dilakukan AP terhadap istrinya sudah sering terjadi.

"Perlakuan kasar AP terhadap istrinya sudah sejak awal tahun ini, tapi perlakuan kasar yang terakhir ini membuat korban berani lapor ke kami (polisi)," ujar Rezky Maulana.

2 Bulan Jadi PSK

AP menyebut, istrinya baru dua bulan bekerja sebagai PSK.

"Ada sekitar dua bulan, sebelumnya gak kerja," ucap AP.

Meski membantah menjual istri untuk melayani pria hidung belang, AP mengaku, mengetahui aktivitas istrinya sebagai PSK.

Bahkan, penganiayaan yang dilakukan AP terhadap istrinya, dilakukan saat menjemput istrinya pulang dari menjajakan diri.

Baca juga: Kasus Swab Test Rizieq Shihab, RS Ummi: Kami Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal, Kami Minta Maaf

Bantah Jual Istri

AP, seorang suami di Bandar Lampung, sempat membantah telah menjual istrinya ke pria hidung belang.

"Bukan saya yang jual, dia (istri) sendiri keluar malam naik taksi nemuin pelanggan," kata AP, Sabtu (28/11/2020).

Namun, AP mengaku, ikut menikmati uang hasil jerih payah sang istri melayani pria hidung belang.

AP juga mengaku, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Pasalnya, AP tidak punya pekerjaan tetap untuk menafkahi istri dan ketiga anaknya.

"Paling buat makan, saya kerja serabutan kadang jual beli ponsel bekas," ujar AP.

Terancam Pidana 5 Tahun

AP, suami di Bandar Lampung yang jual istri dan lakukan KDRT, terancam pidana 5 tahun penjara.

Rezky Maulana menegaskan, AP melanggar pasal 1 UU Nomor 23 tahun 2004.

Berdasarkan bunyi pasal tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu, tersangka AP terancam pidana penjara selama 5 tahun.

"Seusai dengan KUHP, pidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 15 juta," ujar Rezky Maulana didampingi Kanit PPA, Ipda Liafani Karen.

Rezky menyatakan, selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu dompet warna coklat dan dua buku nikah.

Selain menganiaya istri pakai tangan kosong, tersangka AP juga melempar dompet dan helm ke tubuh korban.

"Dari penganiayaan yang dilakukan tersangka, akibatnya istri tersangka mengalami luka lebam di wajah dan leher korban," kata Rezky Maulana.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Alasan Suami di Bandar Lampung Jual Istri, Pernah Dirudapaksa Pria Lain

Sumber: Tribun Lampung
Tags:
PSKBandar LampungKasus suami jual istriKDRTPolisi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved