Breaking News:

Terkini Daerah

Bunuh Satu Keluarga, Bakar 6 Rumah hingga Curi Beras 40 Kg, Motif Serangan MIT Diduga Balas Dendam

Satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi korban pembunuhan.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
BBC Indonesia
Satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi korban pembunuhan pada Jumat (27/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi korban pembunuhan pada Jumat (27/11/2020).

Satu keluarga yang terdiri dari empat orang, yakni ayah, ibu, anak dan menantu meninggal dunia diduga dibunuh oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Dikutip Tribun Wow dari BBC Indonesia pada Minggu (29/11/2020), Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Abdul Rachman Baso mengatakan bahwa kejadian ini bermula ketika delapan orang tak dikenal datang ke lokasi transmigrasi tersebut sekitar pukul 09.00 WITA.

Satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi korban pembunuhan pada Jumat (27/11/2020).
Satu keluarga di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menjadi korban pembunuhan pada Jumat (27/11/2020). (BBC Indonesia)

Baca juga: 150 KK Kini Harus Mengungsi setelah Satu Keluarga di Sigi Ditemukan Tewas Dibunuh

Kemudian mereka tiba-tiba saja memasuki rumah korban.

Mereka menganiaya keempat korban hingga meninggal dunia.

Selain itu, mereka juga membakar enam rumah dan sejumlah kendaraan bermotor di lokasi tersebut.

Sedangkan di lokasi itu tercatat ada sembilan Kartu Keluarga (KK) atau sekitar 50 orang dari berbagai suku tinggal di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Abdul menegaskan tidak ada gereja yang dibakar dalam peristiwa tersebut.

"Saya luruskan tidak ada gereja yang dibakar. Bukan gereja. Hanya ada satu rumah yang kadang dipakai untuk melayani umat," ujar Abdul.

Mereka tak hanya menyakiti para korban, kelompok tersebut juga merampas 40 kg beras.

Abdul membenarkan pelaku merupakan kelompok MIT.

Pasalnya, saksi membenarkan bahwa wajah penyerang itu sama dengan foto yang ditunjukkan polisi sebagai Pimpinan MIT, Ali Kalora.

"Sehingga kita menjustifikasi, bahwa pelaku adalah benar kelompok Ali Kalora," kata dia.

Terkait motif pembunuhan, Abdul menduga karena adanya motif balas dendam.

Namun balas dendam itu bukan karena MIT memiliki perselisihan dengan keluarga tewas tersebut.

Halaman
12
Tags:
PembunuhanDendamSulawesi TengahMeninggal DuniaPolisiMujahidin Indonesia TimurAli Kalora
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved