Terkini Daerah
Pelaku Penembakan Tetangga di OKI Ditangkap, Polisi Sebut Satipi Terus Berpindah-pindah Tempat
Satipi pelaku penembakan terhadap Kodir di Dusun II Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, ditangkap.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Satipi pelaku penembakan terhadap Kodir di Dusun II Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, akhirnya diringkus polisi.
Pria 40 tahun ini diringkus oleh Kepolisian Resort Ogan Komering Ilir, Kamis (26/11/2020), pukul 03.00.
"Kegiatan penyidikan yang telah kita lakukan selama 3 hari ini, alhamdulillah membuahkan hasil. Kami sudah bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku Satipi," ujarnya saat ditemui di Mapolres OKI, Kamis (26/11/2020) sore.

"Pelaku ditangkap ketika bersembunyi di rumah rekannya di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji dinihari tadi."
Diterangkannya, dalam penangkapan tersebut diterjunkan personil gabungan mulai dari Mapolsek Mesuji, tim reserse dan anggota dari Sat Narkoba Polres OKI.
"Walaupun proses penangkapan berjalan cukup alot, pelaku ini berpindah-pindah tempat. Namun personil sudah mengincar dan ketika pelaku hendak pergi maka segera dilakukan penangkapan."
Baca juga: Setelah Keluarga Cekcok hingga Terjadi Penembakan, Pasangan Sesama Jenis di OKI Langsung Kabur
"Setelah dilakukan pemeriksaan, memang benar di badan pelaku diselipkan senjata api yang kala itu digunakan untuk menembak kepala korban Kodir," terang Kapolres.
Kapolres menegaskan, atas perbuatannya pelaku diancamkan dengan pasal berlapis dengan hukuman maksimal seumur hidup.
"Pelaku kita sangkakan dengan pasal 338 KUHP atau 340 dan ditambahkan pasal 1 UU darurat nomer 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal. Dengan maksimal hukuman mati atau minimal hukuman 20 tahun penjara," tegasnya.
"Sampai saat ini situasi di Desa sungai ceper sendiri dalam keadaan Kondusif, dan keluarga pelaku sudah diamankan dirumah saudaranya," tutupnya.
Sementara itu, Satipi mengungkapkan kepada awak media sangat menyesali perbuatannya dan meminta maaf terhadap keluarga korban.
"Iya saya sangat menyesal sekali telah melakukan penembakan, dan saya juga meminta maaf kepada keluarga korban,"
"Selain itu untuk keluarga besar saya sendiri juga mohon dimaafkan. Saya akan mempertanggungjawabkan tindakan yang sudah dilakukan," pungkasnya singkat sembari digiring petugas kepolisian.
Baca juga: Kronologi Pria di OKI Tembak Tetangga, Berawal dari Anak Mereka yang Terlibat Cinta Sesama Jenis
Kronologi
Pembunuhan di Sungai Ceper, kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, menghebohkan warga sekitar.
Kodir (43 tahun), tewas ditembak oleh Satipi alias Tivi (40 tahun) di Masjid Nurul Iman Dusun II Desa Sungai Ceper, Senin (23/11/2020).
Penembakan tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan antar keluarga pelaku dan korban.
Semula dua keluarga hendak dimediasi oleh perangkat desa.
Namun karena peristiwa penembakan tersebut diluar kendali, nyawa korban Kodir (43) melayang.
Sehingga kini permasalahan tersebut ditangani oleh Polsek Sungai Menang.
Baca juga: Erang Kesakitan, Kamiso Pelaku Penembakan Polisi saat Dibawa Aparat: Aduh-aduh Pelan, Sakit Sekali
Kasubag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah, Selasa (24/11/2020) mengungkapkan, peristiwa penembakan di depan masjid tersebut disaksikan kedua keluarga yang berseteru dan perangkat pemerintah Desa Sungai Ceper.
"Terjadi pada Senin (23/11) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Antara pelaku Tivi (40) dan korban ini tinggal di desa yang sama yaitu desa Sungai Ceper, kecamatan Sungai Menang kabupaten OKI," ungkapnya.
Iryansyah melanjutkan, alasan mengapa insiden penembakan terjadi di sebuah tempat ibadah yakni karena perangkat desa setempat bermaksud menyelesaikan perselisihan antara keluarga pelaku dan korban.
Masjid Nurul Iman dipilih sebagai tempat musyawarah.
"Kepala Desa Sungai Ceper yang bernama Kaharno bersama beberapa perangkat desa ingin menyelesaikan permasalahan antara keluarga Tivi dan Kodir."
Usut punya usut, dua keluarga yang berselisih ini diawali karena anak korban berinsial S dan anak pelaku berinsial I ini berpacaran namun karena sesama perempuan maka hubungan mereka masuk kategori LGBT.
Sedangkan antara pelaku dan korban ini juga sempat ribut dikarenakan ulah anak-anak mereka.
"Terungkapnya status pacaran kedua anak tersebut yakni kala itu saudari S cemburu kepada saudari I, hingga memukul saudara i menggunakan tas berulang-ulang kali dan mengakibatkan tangan I lebam-lebam dan membiru."
Baca juga: Sosok Wanita Pemberi Perintah Penembakan Polisi di Medan, Kerap Disapa Bunda
"Karena tidak terima, maka I melakukan visum. Setelah dilakukan visum, I dan keluarganya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Pemerintah Desa Sungai Ceper," tuturnya.
Kemudian saat proses musyawarah antara kedua keluarga tersebut akan dilaksanakan, pelaku Tivi tidak terima karena keluarga korban yang menghadiri musyawarah saat itu hanya 3 orang.
"Pelaku lantas keluar dari Masjid dan sempat pulang ke rumah sesaat. Pelaku kembali lagi ke masjid sambil memaki keluarga korban 'Kamok dak ngehargai keluarge kamek namenye sangkan datang cuma dikit' begitu teriaknya," katanya dan pelaku langsung menembak korban.
Pelaku menembak ke arah korban sebanyak satu kali tembakan, yang mengenai kepala korban bagian samping kanan dan menembus rongga kepala.
"Pelaku menembak korban yang berada di depan Masjid. Akibat tembakan yang langsung mengenai kepala, maka korban meninggal dunia di tempat kejadian," ucapnya.
Baca juga: Detik-detik KKB Lakukan Penyerangan ke TGPF Penembakan Pendeta hingga Sebabkan Luka Dua Anggota
Masih kata Iryansyah, begitu korban tersungkur pelaku langsung berlari dan sempat menembak lagi sebanyak 1 kali ke udara.
"Pelaku langsung diamankan oleh warga dan menghubungi pihak kepolisian guna melakukan penangkapan terhadap pelaku,"
"Dan saat ini pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Sungai Menang bersama barang bukti guna penyidikan lebih lanjut," tutupnya.
(TribunSumsel.com/Winando Davinchi)
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul BREAKING NEWS Satipi Pelaku Penembakan di Sungai Ceper OKI Ditangkap di Tempat Persembunyian