Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat 2020

Donald Trump Isyaratkan Siap Hengkang dari Gedung Putih, Masih Tak Mau Akui Kekalahan di Pilpres AS

Donald Trump mengatakan ia siap meninggalkan Gedung Putih jika Joe Biden resmi dikukuhkan sebagai presiden AS. Ini syaratnya.

YouTube Fox News
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat memberikan pidato di gedung putih, Rabu (4/11/2020). Donald Trump mengatakan ia siap meninggalkan Gedung Putih jika Joe Biden resmi dikukuhkan sebagai presiden AS. Ini syaratnya. 

TRIBUNWOW.COM - Donald Trump mengisyaratkan ia siap meninggalkan Gedung Putih jika Joe Biden resmi dikukuhkan sebagai presiden Amerika Serikat (AS) berikutnya oleh electoral college.

Sang presiden menolak menerima kekalahan dalam pemilihan umum tanggal 3 November, dan pada Kamis (26/11/2020) mengatakan kepada wartawan bahwa akan "sulit" mengakuinya.

Ia juga kembali mengulangi klaim tanpa bukti tentang kecurangan pemilu.

Baca juga: Meski Tetap Tak Mau Akui Kekalahan di Pilpres AS, Donald Trump Sebut Siap Tinggalkan Gedung Putih

Biden mengantongi 306 suara, unggul dari Trump yang mendulang 232 suara dalam sistem electoral college untuk memilih presiden AS.

Selain unggul dalam perolehan suara electoral college tersebut, Biden juga mengungguli Trump dengan selisih lebih dari enam juta suara dalam penghitungan suara secara keseluruhan atau popular vote.

Para elektor akan bertemu bulan depan untuk memformalkan perolehan suara.

Berbekal legitimasi itu, Joe Biden, kandidat dari partai Demokrat, dijadwalkan untuk dilantik sebagai presiden pada 20 Januari.

Di sisi lain, Trump dan para pendukungnya telah mengajukan sejumlah gugatan hukum terkait hasil pemilu, namun banyak dari gugatan itu ditolak.

Baca juga: Trump Ngaku akan Meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College Pilih Joe Biden sebagai Pemenang

Awal pekan ini, Trump akhirnya setuju untuk mengizinkan dimulainya transisi formal pemerintahan ke tim presiden-terpilih Biden, setelah ketidakpastian selama beberapa pekan.

Keputusan ini berarti Biden dapat menerima pengarahan keamanan tingkat tinggi dan mengakses pejabat-pejabat penting pemerintahan serta anggaran sebesar jutaan dolar sembari bersiap untuk mengambil alih pada 20 Januari.

Apa kata Trump?

Ketika ditanya pada Kamis (26/11/2020) apakah ia akan bersedia meninggalkan Gedung Putih jika kalah di electoral college, Trump berkata: "Pasti akan, pasti akan, dan Anda tahu itu."

Namun ia kemudian berkata bahwa "jika mereka memang [memilih Joe Biden], mereka melakukan kesalahan", dan mengisyaratkan bahwa ia tidak akan menerima kekalahan.

"Akan sulit sekali untuk mengakui kekalahan karena kita tahu ada kecurangan yang masif," ujarnya, tuduhan yang berkali-kali ia lontarkan tanpa memberikan bukti.

Trump menolak menjawab apakah ia akan menghadiri pelantikan Biden.

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
Pilpres Amerika Serikat 2020Amerika SerikatPilpres ASDonald TrumpJoe Biden
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved