Terkini Daerah
1 Tahun Jadi Korban Asusila 10 Pria, Siswi SMP di Tasikmalaya Siang dan Malam Diintimidasi Pelaku
Seorang siswi SMP di Tasikmalaya takut melapor jadi korban pencabulan 10 orang pria dewasa karena mendapat intimidasi dari para pelaku.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Selama satu tahun, seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi korban pencabulan 10 pria dewasa.
Korban mengaku telah menjadi korban asusila para pelaku sejak masih kelas 1 SMP hingga kini naik ke kelas 2 SMP.
Berdasarkan keterangan korban, yang bersangkutan takut mengadu karena ada intimidasi dari para pelaku.

Baca juga: Suami Menyesal Bunuh Selingkuhan Istrinya meski Diizinkan Keluarga Korban: Saya Minta Keringanan
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya Ato Rinanto, pada acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Kamis (26/11/2020).
Ato menuturkan, kejadian yang menimpa korban terbongkar karena pelaku sendiri.
Seorang pelaku tidak sengaja mengakui telah melakukan tindakan asusila terhadap korban.
"Peristiwa ini terbongkar juga bukan dari pengakuan korban atau temuan dari keluarga," kata Ato.
"Dia bercerita 'saya pernah menyetubuhi anu (korban)', kemudian dari situ ada inisiatif dari salah satu warga yang ingin mengonfirmasi."
Warga selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada ketua RT setempat yang kemudian mengkonfirmasi kepada korban.
Korban akhirnya mengakui telah menjadi korban pencabulan 10 pria dewasa.
"Ternyata iya, bahkan pelakunya lebih dari satu," kata Ato.
"Tersebutlah sampai 10 nama."
Ato mengatakan, para pelaku memiliki latar kehidupan yang berbeda-beda.
"Ada yang kerjanya serabutan, kemudian ada yang mungkin anak-anaknya juga sudah mapan, ada yang menduda, ada yang istrinya stroke," papar dia.
"Ada salah satu dari pelaku istrinya hari ini sedang hamil," lanjutnya.
Baca juga: Ingin Suaminya Mati, Istri di Jakarta Sewa Dua Bocah Belasan Tahun Jadi Pembunuh Bayaran: Saya Kesal