Terkini Daerah
Ingin Suaminya Mati, Istri di Jakarta Sewa Dua Bocah Belasan Tahun Jadi Pembunuh Bayaran: Saya Kesal
Sering diperlakukan semena-mena oleh sang suami, membuat Dian (32) tega menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa suaminya sendiri.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
Gugun lalu menyarankan agar Dian menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Lucky.
Rencana pembunuhan akhirnya dieksekusi pada 2 November 2020 lalu.
Total 100 juta dikeluarkan oleh Dian untuk menyewa pembunuh bayaran tersebut.
"Itu uang untuk membayar (pembunuh bayaran) cuma sampai sekarang belum saya bayar," tutur Dian.
Baca juga: Heboh Penemuan Ular Piton Raksasa di Mamuju, Memangsa Sapi Warga, Videonya Viral di Medsos
Dian mengatakan, untuk membunuh suaminya, ia dan para pembunuh bayaran menggunakan rencana pura-pura melakukan perampokan.
Kepala dan tangan Lucky dibacok di rumahnya saat ia tidur.
Skenario tersebut terbongkar seusai pihak kepolisian menemukan adanya kejanggalan.
Dian yang saat itu juga berada di rumah sama sekali tidak mengalami luka.
"Untuk korban (Lucky) sampai sekarang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati. Belum bisa memberi keterangan terkait kejadian karena kondisinya kritis," kata Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi.
Dian, Gugun, dan dua pembunuh bayaran yang disewa kini dijerat pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, juncto pasal 353 ayat 1 dan 2 KUHP tentang Penganiayaan yang direncanakan.
Keempatnya terancam menjalani hukuman penjara selama tujuh tahun. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari Tribunjakarta.com dengan judul Tak Tahan Terus Dianiaya Selama 10 Tahun, Istri di Kramat Jati Jadi Otak Perencana Pembunuhan Suami dan Gelontorkan Rp 100 Juta Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Suami, Istri Dendam: Mau Kasih Pelajaran