Terkini Daerah
Bawa-bawa Ahok terkait Karangan Bunga bagi Pangdam Jaya, Kuasa Hukum FPI: Enggak Ngaruh Buat Kita
FPI mengomentari soal banyaknya karangan bunga yang dikirim ke di Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Perintah Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman soal pencopotan sejumlah atribut Front Pembela Islam (FPI) menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.
Meski demikian, terlihat banyak dukungan yang diperoleh Dudung Abdurrachman terkait pencopotan baliho FPI.
Seperti banyaknya karangan bunga yang dikirim ke di Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca juga: Hoaks Foto Habib Rizieq Shihab Terbaring Lemah di Rumah Sakit Dijenguk Anies Baswedan, Ini Faktanya
Menanggapi itu, Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar tak mau ambil pusing.
Bahkan ia menyebut karangan bunga itu rekaan.
"Satu, saya ada bukti yang di situ ditulis itu enggak merasa kirim," ujar Aziz.
Selain itu karangan bunga bagi Pangdam Jaya bukan berarti masyarakat mendukung TNI.
Lalu ia membandingkan bagaimana banyaknya orang menjemput kepulangan Habib Rizieq Shihab saat di Bandara Soekarno Hatta setelah dari Arab Saudi.
"Yang kedua kan tidak mempresentasikan."
"Kemarin HRS disambut jutaan orang enggak ada apa-apanya karangan bunga," katanya.
Aziz menegaskan pihaknya tak peduli dengan karangan bunga tersebut.
Ia juga mengungkit-ungkit karangan bunga yang pernah dikirimkan pada Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada 2017.
"Jadi kita biasa saja sama karangan bunga, dulu Ahok juga dikasih karangan bunga enggak pengaruh buat kita," katanya.
Pada kesempatan itu, Aziz juga membenarkan bahwa banyak masyarakat yang kembali memasang baliho Rizieq meski sudah dicopot.
Menurut Aziz, tindakan sejumlah masyarakat itu bentuk dukungan bagi Rizieq.