Breaking News:

Terkini Daerah

Mayat di Jalan Trans Sulawesi Diduga Korban Tabrak Lari, Awalnya Jatuh Sendiri Diduga Hindari Batu

Mayat diduga tabrak lari tergeletak di Jalan Trans Sulawesi, Desa Palipi, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Tribun Timur
Mayat diduga tabrak lari tergeletak di Jalan Trans Sulawesi, Desa Palipi, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sempat menghebohkan masyarakat pada Sabtu (23/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Penemuan mayat yang tergeletak di Jalan Trans Sulawesi, Desa Palipi, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sempat menghebohkan masyarakat pada Sabtu (23/11/2020).

Korban itu diketahui Hariyanto warga Dusun Tirta Agung, Desa Taobo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Timur pada Senin (23/11/2020), setelah dilakukan penyelidikan, mayat rupanya adalah korban tabrak lari.

Ilustrasi
Ilustrasi mayat. Penemuan mayat yang tergeletak di Jalan Trans Sulawesi, Desa Palipi, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sempat menghebohkan masyarakat pada Sabtu (23/11/2020).(Digital Vision)

Baca juga: Mayat Terbalik dalam Drum Diduga Bunuh Diri, Polisi Periksa Istri: Ada Karpet Tempat Korban Tidur

Hal itu dipastikan oleh Humas Polresta Mamuju Eman.

"Korban tabrak lari. Pihak keluarga sudah mengambil mayat korban," kata Eman pada Senin (23/11/2020).

Eman mengatakan bahwa kejadian terjadi pada sekitar pukul 07.20 WIB.

Pada saat itu, Hariyanto mengendarai motor Yamaha V-Ixion dengan nomor polisi DV 3974 AV.

Mulanya Hariyanto yang tengah mengendarai motornya ke selatan pas di jalan poros Dusun Palipi tiba-tiba saja terjatuh.

Lalu, datanglah mobil box dari arah selatan tak sengaja menginjak korban.

"Korban bergerak dari arah utara ke selatan pas di jalan poros Dusun Palipi, Desa Belang-belang, terjatuh dan terseret ke tengah jalan tiba tiba datang mobil box dari arah selatan ke utara menginjak korban mengakibatkan meninggal dunia," kata Eman.

Eman menduga korban jatuh karena kelalainnya saat berkendara.

"Korban diduga lalai pada saat mengendarai kendaraannya," ungkapnya.

Setelah penemuan mayat tersebut, ia langsung dibawa ke puskesmas setempat dan baru diserahkan ke keluarga.

Baca juga: Mayat Pria di Jalan Tol Miliki Luka Benda Tumpul, Keluarga: Kami Ragu kalau Dibilang Ditabrak Lari

Diduga Jatuh karena Hindari Batu

Sebelum dibawa ke puskesmas, warga sempat enggan mengevakuasinya.

Mereka memilih menunggu polisi datang.

Sembari menunggu polisi, mayat tersebut sempat ditutupi daun pohong pisang.

Saat ditemukan, mayat itu sudah berada di tikungan berpasir yang jauh dari rumah penduduk.

Warga setempat Dedi mengatakan bahwa masyarakat takut memegang korban.

"Warga takut memegang atau memindahkan sebelum kepolisian datang," ujar Dedi.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved