Terkini Daerah
Nikahi Gadis 14 Tahun, Pria Tikam Istri Pakai Badik di Depan Keluarga, Awalnya Masih Tertawa Bareng
Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang Iptu Samson mengungkapkan kasus penikaman terhadap seorang gadis bernama Selmi (14).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang Iptu Samson mengungkapkan kasus penikaman terhadap seorang gadis bernama Selmi (14).
Dilansir TribunWow.com, pembunuhan itu dilakukan oleh suami korban sendiri, Kamaluddin (20).
Diketahui keduanya baru sebulan yang lalu menikah, yakni pada Minggu (4/10/2020).

Baca juga: Fakta Pelaku Pembunuhan di Kontrakan, Pernah Diajak Teman Kakaknya Berhubungan Intim: Antara Lelaki
Menurut Iptu Samson, kejadian bermula ketika pasangan suami istri ini adu mulut pada Kamis (19/11/2020) pukul 23.00 WITA.
"Awalnya cekcok, tapi berhasil dilerai," kata Iptu Samson, dikutip dari Tribun-Timur.com.
Namun cekcok kembali terjadi pada Jumat (20/11/2020) pukul 02.00 WITA.
Orangtua pelaku yang berinisial J dan tante pelaku berinisial N berupaya melerai keduanya.
Namun upaya itu diabaikan Selmi dan Kamaluddin.
Tersangka mengancam akan menikam istrinya, tetapi korban berhasil menghindar.
Ia melompat dari rumah dan jatuh tersungkur di tanah.
Menurut Samson, Kamaluddin kemudian mengejar korban dan menikamnya berulang kali dengan menggunakan badik.
"Namun, keduanya kembali cekcok sampai terjadi penikaman yang menyebabkan S meninggal dunia," kata Samson.
Diketahui tersangka menikam korban di sejumlah bagian sebanyak 20 kali.
Tikaman itu ditujukan ke perut, bahu, leher, dada, telinga, punggung, lengan, dan tangan.
Akibatnya Selmi langsung tewas di tempat.
Baca juga: Kepergok Suami saat Berselingkuh dengan Tetangga, Istri di Lampung Dibacok saat Rapikan Baju
Setelah menikam sang istri, Kamaluddin melarikan diri.
Polisi masih mencari keberadaan pelaku.
"Kami masih mengejar pelaku," kata Samson.
Kesaksian Tetangga
Dikutip dari TribunBone.com, tetangga korban, Irma menyebutkan Selmi dan Kamaluddin sudah lama menjalin hubungan.
"Sudah lama pacaran baru menikah. Mereka suka sama suka," kata Irma, Sabtu (21/11/2020).
Menurut dia, setelah menikah keduanya justru kerap bertengkar.
Setelah dinasihati orangtua, pasangan suami istri muda itu kembali akur.
Irma mengaku tidak menyangka Kamaluddin akan tega membunuh istrinya secara keji.
Pasalnya malah sebelum kejadian, pasangan suami istri itu tampak akur, bahkan tertawa bersama.
Baca juga: Pelajar Hilang 14 Hari Ditemukan Tewas, Alasan Pelaku Tikam Dedek demi Curi Motor: Takut Ketahuan
Keduanya diketahui saat itu berada di rumah orangtua korban di Jalan Sukawati, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Tidak hanya itu, Kamaluddin membantu memperbaiki rumah orangtua korban.
"Jadi pelaku selalu bantu-bantu orang di situ seperti gergaji dan sebagainya karena orangtua istrinya dapat program bedah rumah," jelas Irma.
"Tidak ada menyangka kejadian tersebut. Korban dan pelaku tertawa bersama malamnya di rumah korban," tuturnya.
Ia menyebutkan cekcok mulai terjadi saat menjelang tengah malam Kamaluddin mengajak istrinya pulang ke rumah orangtuanya.
Firasat Korban Sebelum Dibunuh Suaminya
Nasib tragis menimpa Selmi (14), seorang pengantin muda asal Sulawesi Selatan.
Baru satu bulan menjalani pernikahan, Selmi dibunuh oleh Kamaluddin (20) yang merupakan suaminya sendiri, di Lingkungan Harapan Tallumae, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Jumat (20/11/2020).
Rekan korban menyebut, Selmi sempat mengaku kepada pelaku sudah tak lagi cinta.
Baca juga: Viral Wanita Mengaku Mirip Gisel saat Polisi Cari Pelaku Video Syur, Netizen Ramai Beri Komentar
Dikutip dari TribunBone.com, hal itu diduga menyulut emosi pelaku dan menyebabkan Kamaluddin menghabisi nyawa korban.
Siska, seorang keluarga korban mengatakan, pelaku dan korban belum lama melangsungkan pernikahan mereka.
"Baru satu bulan lebih menikah. Pernikahan berlangsung pada Minggu 4 Oktober lalu," ujar Siska.
Teman korban, Nur Afny menyebut, korban pernah mengaku sudah tak lagi mencintai pelaku yang baru saja dinikahi satu bulan lalu.
Afny mengatakan, korban sempat mengakui perasaannya kepada pelaku.
"Yang saya tahu tidak maumi sama suaminya. Dia sampaikan itu ke suaminya. Mungkin itu yang membuat suaminya marah," ujar Afny.

Namun sampai saat ini motif pasti pelaku membunuh korban belum diketahui karena Kamaluddin masih diburu oleh pihak kepolisian.
"Belum diketahui motifnya. Kami masih memburu pelaku yang buron,"ucap Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang Iptu Samson.
Keanehan mulai terjadi ketika pelaku mengajak istrinya pulang ke rumah orangtua pelaku.
Dari suasana penuh tawa, korban langsung terus menolak dibawa ke rumah orangtua pelaku.
Namun karena dibujuk terus-terusan oleh orangtuanya, korban akhirnya menurut pergi ke rumah orangtua pelaku.
Sebelum pergi bersama suaminya, korban berpesan kepada keluarganya.
Pada pesan tersebut, korban mengatakan bahwa dirinya akan mati jika ikut bersama pelaku.
Ia mengatakan kepada orangtuanya bahwa mereka tidak akan bisa melihat dirinya lagi.
"Bilangmi di situ korban, kalau mupaksa ka pergi tidak mulihat ma kembali. Jasad saja mulihat, baju saja mulihat. Ternyata omongannya itu nyata," tutur Irmha, tetangga korban. (TribunWow.com/Brigitta/Anung)
Artikel ini diolah dari Tribun-Timur.com dengan judul Fakta dan Foto-foto Suami Bunuh Istri di Bone, Ditusuk 20 Kali di Depan Mertua, Masa Lalu Pelaku, TribunBone.com dengan judul Kisah Asmara Suami Tikam Istri Hingga Tewas di Bone, Lama Pacaran Hingga Saling Cekcok Setelah Nikah, Suami Tikam Istri Hingga Tewas di Bone Baru Satu Bulan Lebih Menikah, Diduga Tak Lagi Saling Cinta, dan Sadis, Istri yang Tewas Ditangan Suaminya di Bone Alami 20 Luka Tusukan.