Habib Rizieq Shihab
Soal Kerumunan, Fadli Zon Singgung Hubungan Habib Rizieq dan Anies sama Pemerintah: Coba Kalau Dekat
Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon tanggapi polemik yang sedang terjadi soal kerumunan yang melibatkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon tanggapi polemik yang sedang terjadi soal kerumunan yang melibatkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan harus memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya akibat kerumunan di sejumlah acara Habib Rizieq, khususnya yang terjadi di Ibu Kota.
Dilansir TribunWow.com dalam acara Mata Najwa Trans7, Rabu (18/11/2020), Fadli Zon mulanya mengatakan bahwa ada keanehan alasan Polda Metro memanggil Anies Baswedan.

Baca juga: Bantah Fasilitasi Acara Habib Rizieq, Riza Patria Perlihatkan Pesan Grup WA dari Anies untuk Walkot
Baca juga: Slamet Maarif Mengelak Habib Rizieq Serukan Berkumpul, Najwa Shihab Tunjukkan Cuplikan Videonya
Terlebih menurutnya, pemanggilan kepada Anies Baswedan hanya dengan tujuan untuk memberikan klarifikasi.
Pernyataan dari Fadli Zon tersebut lantas mengundang tanya dari Najwa Shihab.
Najwa Shihab mempertanyakan kepada Fadli Zon apakah tidak melihat kesalahan terkait kerumunan dalam acara Habib Rizieq.
Karena seperti yang diketahui, nama Fadli Zon dikenal sering memberikan kritik, namun tidak dalam kasus ini.
"Bang Fadli saya mau tanya, jadi Anda sama sekali tidak melihat ada yang perlu dikritisi dari rangkaian kegiatan dan kerumunan yang melibatkan Imam Besar FPI?" ujar Najwa Shihab.
"Kita harus kritik semua," jawab Fadli Zon.
"Kalau begitu saya minta kritik anda dulu," pinta Najwa Shihab.
Mantan Wakil Ketua DPR itu lantas menyinggung hubungan antara Habib Rizieq dan Anies Baswedan dengan pemerintah.
Dirinya menduga bahwa persoalan yang sedang terjadi saat ini sedikit banyak ada kaitannya dengan hubungan yang kurang baik antara pemerintah dengan dua tokoh tersebut.
Baca juga: Slamet Maarif Sebut Acara Habib Rizieq Dibantu Pemprov DKI Jakarta, Najwa Shihab: Dengan Kepolisian?
"Saya mengatakan begini, ini karena ada dua nama yang penting. Satu namanya Habib Rizieq Shihab, satu namanya Anies Baswedan," kata Fadli Zon.
"Dua orang ini mungkin tidak disukai oleh pemerintah. Coba kalau dua orang ini deket dengan pemerintah, mungkin tidak begini jadinya," jelasnya.
Mendengar ucapan dari Fadli Zon, Najwa Shihab meminta bukti supaya dirinya tidak hanya melemparkan sinyalemen saja.
Menjawab hal itu, Fadli Zon mencontohkan satu kasus terkait gelaran Pilkada Serentak 2020.
Disebutnya bahwa banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan dalam serangkaian menjelang Pilkada 9 Desember mendatang, khususnya kaitannya dengan aksi kampanye.
"Buktinya terlalu banyak, misalnya Pilkada di berbagai tempat yang jelas kerumunan tidak ada yang diproses," jawab Fadli Zon.
"Kita akan bahas Pilkada setelah segmen ini, tapi saya ingin tanya tadi, apa yang Anda lihat perlu dikritisi dari rangkaian kegiatan yang mengakibatkan kerumunan massa luar biasa besar," terangnya.
Simak videonya mulai menit ke- 6.24
Fadli Zon Bantah Habib Rizieq Langgar Prokes
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan simpatisan pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Aiman di Kompas TV, Selasa (17/11/2020).
Diketahui pada kepulangan Rizieq ke Tanah Air, kerumunan massa menyambut di bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/11/2020) lalu.

Baca juga: Bandingkan Sikap Beda ke Habib Rizieq dengan Liga 1, Dokter Tirta Minta Istana dan Pemprov DKI Jawab
Tidak hanya itu, Rizieq mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab, di kediamannya yang berada di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020).
Fadli Zon menilai antusiasme simpatisan FPI dalam menyambut pemimpinnya menunjukkan dukungan terhadap Rizieq.
Meskipun begitu, dikhawatirkan kerumunan massa yang ditimbulkan Rizieq akan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.
"Tentu itu yang harus diwaspadai," komentar Fadli Zon singkat, saat ditanya tentang hal itu.
Diketahui Fadli sendiri sempat menyambangi kediaman Rizieq di Petamburan untuk bersilaturahmi.
Ia mengaku justru Rizieq sendiri yang mengimbau dirinya dan orang lain agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker.
"Tentu waktu saya kemarin bertemu dengan Habib Rizieq, juga diimbau di situ, 'Tetap pakai masker'," ungkap Fadli.
"(Yang mengatakan) Habib Rizieq-nya," katanya.
Ia menilai Rizieq sendiri sudah memiliki kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan tersebut, mengingat DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Artinya ada kesadaran itu, kok," kata Fadli.
Baca juga: Bela Rizieq Shihab sampai Cekcok dengan Nikita Mirzani, Ustaz Maaher: Cuma Imbau Minta Maaf
Diketahui imbas lain dari kerumunan yang ditimbulkan tersebut adalah pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dari jabatan mereka karena dianggap lalai memastikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
Selain itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil Polda Metro Jaya dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.
Fadli Zon kemudian mengomentari kehadiran Rizieq sebagai tokoh baru dalam kancah politik Indonesia.
"Habib Rizieq itu menurut saya adalah seorang tokoh yang mempunyai pandangan-pandangan yang kritis," komentar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.
Meskipun begitu, ia menilai pemimpin FPI itu tetap mematuhi aturan yang berlaku dalam menyampaikan pandangan dan kritiknya terhadap isu-isu politik.
"Tapi 'kan tetap di bawah koridor konstitusi yang menjamin kebebasan berpendapat baik lisan maupun tulisan, termasuk berkumpul, berorganisasi," tambah Fadli.
Lihat videonya mulai menit 3.00:
(TribunWow/Elfan/Brigitta)