Breaking News:

Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Fadli Zon Bantah: HRS Sendiri Imbau Pakai Masker

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh simpatisan pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Capture YouTube Fadli Zon Official
Momen pertemuan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, diunggah Jumat (13/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan simpatisan pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Aiman di Kompas TV, Selasa (17/11/2020).

Diketahui pada kepulangan Rizieq ke Tanah Air, kerumunan massa menyambut di bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/11/2020) lalu.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi kepulangan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq, dalam tayangan Aiman, Selasa (17/11/2020).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi kepulangan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq, dalam tayangan Aiman, Selasa (17/11/2020). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Bandingkan Sikap Beda ke Habib Rizieq dengan Liga 1, Dokter Tirta Minta Istana dan Pemprov DKI Jawab

Tidak hanya itu, Rizieq mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab, di kediamannya yang berada di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020).

Fadli Zon menilai antusiasme simpatisan FPI dalam menyambut pemimpinnya menunjukkan dukungan terhadap Rizieq.

Meskipun begitu, dikhawatirkan kerumunan massa yang ditimbulkan Rizieq akan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

"Tentu itu yang harus diwaspadai," komentar Fadli Zon singkat, saat ditanya tentang hal itu.

Diketahui Fadli sendiri sempat menyambangi kediaman Rizieq di Petamburan untuk bersilaturahmi.

Ia mengaku justru Rizieq sendiri yang mengimbau dirinya dan orang lain agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker.

"Tentu waktu saya kemarin bertemu dengan Habib Rizieq, juga diimbau di situ, 'Tetap pakai masker'," ungkap Fadli.

"(Yang mengatakan) Habib Rizieq-nya," katanya.

Ia menilai Rizieq sendiri sudah memiliki kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan tersebut, mengingat DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Artinya ada kesadaran itu, kok," kata Fadli.

Baca juga: Bela Rizieq Shihab sampai Cekcok dengan Nikita Mirzani, Ustaz Maaher: Cuma Imbau Minta Maaf

Diketahui imbas lain dari kerumunan yang ditimbulkan tersebut adalah pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dari jabatan mereka karena dianggap lalai memastikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil Polda Metro Jaya dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Fadli Zon kemudian mengomentari kehadiran Rizieq sebagai tokoh baru dalam kancah politik Indonesia.

"Habib Rizieq itu menurut saya adalah seorang tokoh yang mempunyai pandangan-pandangan yang kritis," komentar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Meskipun begitu, ia menilai pemimpin FPI itu tetap mematuhi aturan yang berlaku dalam menyampaikan pandangan dan kritiknya terhadap isu-isu politik.

"Tapi 'kan tetap di bawah koridor konstitusi yang menjamin kebebasan berpendapat baik lisan maupun tulisan, termasuk berkumpul, berorganisasi," tambah Fadli.

Lihat videonya mulai menit 3.00:

Dokter Tirta Pertanyakan Sikap Istana dan Pemprov DKI Jakarta

Relawan Covid-19 sekaligus influencer Dokter Tirta Mandira Hudhi menanggapi kerumunan yang ditimbulkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) di TvOne, Selasa (17/11/2020).

Diketahui sejak pulangnya Rizieq ke Tanah Air, sejumlah acara yang mengundang kerumunan massa mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Baca juga: Ketua Panitia Pernikahan Putri Rizieq Shihab Dipanggil Polisi, FPI: Hanya Klarifikasi seperti Anies

Pasalnya acara-acara tersebut dinilai tidak bersimpati terhadap situasi pandemi Covid-19, terutama di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Sebagai relawan yang turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi terkait Covid-19, dr Tirta turut memberikan tanggapan.

"Apesnya kejadian yang viral adalah yang HRS (Habib Rizieq Shihab), karena Pak Habib pulang, dijemput di bandara, (massa) penuh," komentar dr Tirta.

Dokter sekaligus Relawan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudhi buka suara terkait fenomena kerumunan yang terjadi belakangan ini, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (17/11/2020).
Dokter sekaligus Relawan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudhi buka suara terkait fenomena kerumunan yang terjadi belakangan ini, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (17/11/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Ia menilai ada kesalahan pengambilan kebijakan dalam rangka mengantisipasi massa.

Diketahui massa pendukung dan simpatisan FPI datang berbondong-bondong ke Bandara Soekarno-Hatta di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih diterapkan di DKI Jakarta.

"Miss-nya di sini. Kita sudah tahu Pak Habib ini massanya sangat banyak," kata dr Tirta.

Di sisi lain, ia menilai seharusnya kepemimpinan Habib Rizieq dapat dimanfaatkan untuk memberi pengaruh baik kepada masyarakat dalam hal mensosialisasikan protokol kesehatan.

Baca juga: Tak Terima Rizieq Shihab Diserang Nikita Mirzani, Kiki The Potters: Dia Itu Pelaku Otak Kriminal

"Harusnya Satgas Covid mengajak kolaborasi Pak Habib sebagai edukasi tokoh masyarakat," singgung dia.

Dokter yang juga dikenal sebagai influencer ini lalu mempertanyakan koordinasi yang dilakukan pemerintah dengan massa yang akan menjemput Habib Rizieq.

"Harusnya ketika pulang ini sudah menduga bahwa yang menjemput bakal banyak," ungkit dr Tirta.

Hal itu ia tanyakan kepada Tenaga Ahli Kepresidenan Dany Amrul Ichdan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Apakah sudah diajak dialog? Ini pertanyaan saya, Pak Danny dan Pak Wagub. Apakah pada waktu penjemputan yang pertama kali, ini tokoh-tokoh yang menjemput sudah diajak diskusi empat mata, seperti yang kita lakukan Satgas Covid di daerah lain," terangnya.

Ia bahkan membandingkan pelanggaran yang dilakukan kerumunan massa ini dengan peraturan yang diterapkan terhadap penyelenggaraan Liga 1.

Diketahui liga sepak bola Indonesia itu harus ditunda selama pandemi Covid-19 mengingat bahaya yang mungkin ditimbulkan dari kerumunan massa.

"Contoh Liga 1. Liga 1 itu di-pending tapi sudah diajak diskusi, kalau enggak salah Ketua PSSI-nya," ungkap dr Tirta. (TribunWow.com/Brigitta)

Tags:
Habib Rizieq Shihabprotokol kesehatanFadli ZonMaskerFPICovid-19Anies BaswedanNana SudjanaRudy Sufahriadi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved