Terkini Nasional
Dokter Tirta Bela Nana Sujana yang Dicopot dari Polda Metro Buntut Kerumunan Habib Rizieq
dr Tirta Mandira Hudhi memberikan tanggapannya terkait kasus pencopotan Irjen. Pol. Nana Sujana dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Dokter sekaligus relawan dr Tirta Mandira Hudhi memberikan tanggapannya terkait kasus pencopotan Irjen. Pol. Nana Sujana dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya.
Dilansir TribunWow.com, pencopotan Irjen Nana Sujana merupakan buntut dari terjadinya kerumunan massa pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq.
Seperti yang diketahui, sejak kedatangan Habib Rizieq ke Tanah Air pada Selasa (10/11/2020), aksi masa pendukung Habib Rizieq tak bisa terbendung.

Baca juga: Sebut Habib Rizieq Harusnya Bisa Jadi Agen Edukasi Prokes, dr Tirta: Semua Umatnya akan Patuh
Baca juga: Di ILC, Haikal Hassan Sebut Habib Rizieq Tak Disukai Negara: Toh Pak Jokowi Tidak Anti-anti Banget
Namun yang menjadi sorotan adalah mereka tidak bisa mematuhi protokol kesehatan.
Dan imbasnya, beberapa pejabat menjadi korban.
Tidak hanya Irjen Nana Sujana, Kapolda Jawa Barat, Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolres Bogor juga dicopot dan diganti.
Termasuk yang terbaru yakni pemanggilan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Menanggapi hal itu, dr Tirta menilai kondisi tersebut terjadi sebagai bentuk kekagetan dari pemerintah, maupun institusi terkait.
Bahkan ia melihat ada kesan adanya saling lempar pihak-pihak yang bisa disalahkan, baik antara pemerintah pusat dengan daerah, satgas penanganan Covid-19, maupun dengan aparat keamanan.
"Kejadian kerumunan yang terjadi di Habib Rizieq itu sebenarnya pertanda bahwa lempar-lemparan, kagetan, setelah viral kaget semua, dipanggilin semua, pejabat dimutasi," ujar dr Tirta.
Menurut dr Tirta, keputusan Polri mencopot Irjen Nana Sujana kurang tepat.
Dikatakannya bahwa terlepas dari kerumunan acara Habib Rizieq, banyak tindakan positif dari Irjen Nana Sujana yang sudah dilakukan, khususnya dalam hal penanganan Covid-19.
"Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana itu bersama saya bagi-bagi masker di pabrik lho. Saya bersama Irjen Nana itu membagi masker 150 ribu pecs ke pabrik di Jababeka," ungkapnya.
"Ini tidak dipandang, pokoknya gara-gara kejadian Petamburan, dicopot aja," tegasnya.
Baca juga: Disodori 33 Pertanyaan soal Kerumunan Habib Rizieq, Ini Kata Anies Baswedan: Semua Sudah Dijawab
Baca juga: Kerumunan Acara Habib Rizieq Terkesan Dibiarkan, Pengamat: Aparat Ciut Nyalinya Melihat Massa
Lebih lanjut, dr Tirta juga mempertanyakan keadilan dalam penegakan aturan protokol kesehatan Covid-19.