Breaking News:

Terkini Daerah

Sejumlah Perusahaan Terima Surat Palsu dari Gubernur Isran Noor, Berikut Isi hingga Permintaannya

Sejumlah perusahaan mengaku menerima surat palsu mengatasnamakan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sejak Senin (9/11/2020).

Editor: Mohamad Yoenus
Thinkstock
Ilustrasi hoaks - Sejumlah perusahaan mengaku menerima surat palsu mengatasnamakan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sejak Senin (9/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah perusahaan mengaku menerima surat palsu mengatasnamakan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sejak Senin (9/11/2020).

Surat tersebut berisi permintaan bantuan dana pengamanan pelaksaan Pilkada karena Pemprov Kaltim kekurangan dana APBD.

Terkait surat palsu tersebut, Gubernur Isran Noor melalui Biro Hukum Sekretariat Provinsi Kaltim resmi membuat laporan ke Polda Klatim pada Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Tak Menolak, Mahfud MD Jelaskan Isi Lengkap Surat Gatot Nurmantyo soal Penghargaan Bintang Mahaputra

Berikut Fakta surat palsu yang mengatasnamakan Gubernur Kaltim Isran Noor:

1. Humas Pastikan Surat Tersebut Palsu

Surat palsu yang mengatasnamakan Gubernur Isran Noor memiliki nomor surat 443/1827.02/11-II/BKD dan berkop Gubernur Kaltim.

Surat tersebut menyebutkan jika Gubernur Kaltim meminta bantuan dana pengamanan pelaksaan pilkada karena Pemprov Kaltim kekurangan dana APBD.

Kepala Biro Humas Kaltim M Syafranuddin memastikan surat tersebut hoaks atau palsu.

“Kami kaget begitu dapat pemberitahuan dari pihak Bank Mandiri. Mereka konfirmasi ke Pemprov Kaltim. Kami tegaskan itu hoaks,” ungkap pria dengan sapaan Ivan ini saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Ivan menegaskan Gubernur Kaltim tidak pernah mengeluarkan surat apapun perihal permintaan bantuan dana untuk pelaksaan pilkada 2020.

Sebab, Pemprov Kaltim sudah menyediakan anggaran.

2. Sertakan Nomor Whatsapp dan Rekening

Di dalam surat bernomor 443/1827.02/11-II/BKD dan berkop Gubernur Kaltim, pelaku menyertakan nomor WhatsApp dan nomor rekening atas nama Achmad Abidin.

Nomor rekening yang disertakan adalah 123-000-993005-0 milik Bank Mandiri atas nama Achmad Abidin dan nomor WhatsApp 1821 1456 8768.

Ia mengatakan jika stempel dan juga tanda tangan Gubernur dipalsukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
SuratGubernur Kalimantan TimurIsran NoorUangPolisi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved