Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat 2020

Klaim Bukti Kecurangan Lain di Pilpres AS, Trump Mengaku Pecahkan Rekor Suara: Saya Menang Mudah

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih enggan mengakui kekalahannya dalam pemilihan presiden (pilpres) 2020.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
AFP/ Saul Loeb
Calon presiden Amerika Serikat petahana Presiden Donald Trump saat tampil di debat capres AS pertama di Case Western Reserve University, Cleveland, AS, Selasa (29/9/2020) malam. Trump dan Biden saling kecam selama debat. 

Cuitan ini juga ditandai Twitter bahwa pihak penyelenggara pemilu memastikan pemungutan suara lewat pos dijamin aman.

Dalam unggahan lainnya, Trump mengklaim dirinya memecahkan rekor dengan memenangkan 72 juta suara.

Dikutip dari The Associated Press, Trump-Pence dinyatakan mendapat lebih dari 71,9 juta suara.

Namun pasangan Biden-Harris mendapat lebih dari 77 juta suara.

"Dengan senang hati saya mengumumkan dukungan saya terhadap Ronna McDaniel untuk melanjutkan kepemimpinan di Komite Nasional Republik," tulis Trump.

"Dengan 72 JUTA suara, kita memperoleh suara terbanyak dari calon petahana manapun di sejarah AS, dan kita akan menang!" lanjutnya.

Biden: Saya akan Jadi Presiden, Baik Anda Pilih atau Tidak

Pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) sudah menunjukkan hasilnya.

Dilansir TribunWow.com dari The Associated Press, berdasarkan penghitungan sampai Minggu (8/11/2020) pasangan Joe Biden dan Kamala Harris mendapat 290 suara elektoral.

Jumlah suara tersebut sudah mencukupi dari ambang batas yang dibutuhkan untuk memenangkan pilpres di AS, yakni 270 suara elektoral di 50 negara bagian.

Baca juga: Ungkap Fenomena Baru Pilpres AS, Dahlan Iskan Sindir Trump: Pertama Kali Belum Ada yang Beri Selamat

Sementara itu, lawannya pasangan Donald Trump dan Mike Pence hanya memperoleh 214 suara elektoral.

Setelah dipastikan menang dalam pilpres, Joe Biden memberikan pernyataan melalui akun Twitter @JoeBiden.

Ia menyampaikan apresiasinya terhadap hasil pilpres yang menjadi sorotan dunia tersebut.

"Amerika, saya merasa terhormat kalian telah memilih saya untuk memimpin negara kita yang hebat," tulis Joe Biden, Sabtu (7/11/2020).

Calon dari Partai Demokrat ini turut menyebutkan janjinya akan menjadi pemimpin bagi keberagaman di AS.

Lewat akun Twitter/@JoeBiden, Biden menceritakan apa langkah pertamanya jika terpilih menjadi presiden.
Lewat akun Twitter/@JoeBiden, Biden menceritakan apa langkah pertamanya jika terpilih menjadi presiden. (bbc.com)
Halaman
123
Tags:
Pilpres Amerika Serikat 2020Donald TrumpJoe BidenMike PenceTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved