Breaking News:

Terkini Internasional

Bom Meledak di Jeddah Arab Saudi saat Acara Dihadiri Kedutaan Prancis, Inggris, hingga Amerika

Sebuah bom meledak di Jeddah, Arab Saudi hingga sedikitnya menyebabkan tiga orang terluka pada Rabu (11/11/2020) lalu.

Editor: Atri Wahyu Mukti
AFP Photo
Ilustrasi bendera Arab Saudi 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah bom meledak di Jeddah, Arab Saudi hingga sedikitnya menyebabkan tiga orang terluka pada Rabu (11/11/2020) lalu.

Korban terluka sebuah alat peledak menghantam upacara internasional untuk memperingati akhir Perang Dunia I di sebuah pemakaman di kota Jeddah, Arab Saudi.

Bukan acara biasa, acara tersebut diketahui dihadiri oleh perwakilan beberapa negara.

Bahan peledak menghantam upacara internasional untuk memperingati Perang Dunia I pada Rabu (11/11/2020) di Jeddah, Arab Saudi, sekira dua orang dilaporkan terluka.
Bahan peledak menghantam upacara internasional untuk memperingati Perang Dunia I pada Rabu (11/11/2020) di Jeddah, Arab Saudi, sekira dua orang dilaporkan terluka. (Fayez Nurdeldine/AFP)

Baca juga: Sekujur Tubuh Melepuh hingga Wajah Gosong, Pria di Medan Dibakar Pakai Spiritus oleh OTK

Dilansir dari Aljazeera, acara dihadiri oleh Kedutaan Besar Prancis, Yunani, Italia, Inggris dan Amerika Serikat (AS).

Mereka pun sama-sama mengatakan serangan bom tersebut merupakan 'pengecut', dan mereka mengutuknya.

Menteri Timur Tengah dan Afrika Utara, James Cleverly, pun menuliskan cuitan di twitter.

"Serangan seperti itu terhadap orang yang tidak bersalah memalukan dan sepenuhnya tanpa keadilan," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa mereka berjanji mendukung pemerintah Saudi saat mereka menyelidiki insiden tersebut.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh kedutaan besar dari lima negara yang hadir mengatakan:

"Serangan seperti itu terhadap orang yang tidak bersalah memalukan dan sepenuhnya tanpa pembenaran." 

Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan, upacara tahunan itu untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I dihadiri oleh beberapa konsulat, termasuk dari Prancis, menjadi sasaran serangan itu.

Prancis pun telah mendesak warganya untuk waspada maksimum di tengah ketegangan yang meningkat, setelah penyerang bulan lalu memenggal kepala seorang guru sekolah menengah Prancis yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW di kelas.

"Secara khusus, lakukan kebijaksanaan dan jauhi semua pertemuan dan berhati-hatilah saat bergerak," kata pernyataan kementerian luar negeri, yang diedarkan kepada penduduk Prancis di Jeddah.

Kedutaan Prancis di UEA juga meminta warga Prancis untuk tetap waspada setelah serangan itu.

Baca juga: Seusai Nonton Video Syur Mirip Dirinya, Gisel: Bentuk Badannya Saya Hafal Banget, Cewek Mulus Banget

Dilansir dari Independent.co.uk, Nadia Chaaya, seorang pejabat yang mewakili warga negara Prancis yang tinggal di Arab Saudi, menghadiri upacara ketika diserang.  

Dia mengatakan kepada Associated Press bahwa ada sekitar 20 orang dari berbagai negara yang hadir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Jeddahbom meledakArab SaudiTwitterPrancis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved