Vaksin Pfizer
Vaksin Pfizer Cegah Covid-19 hingga 90 Persen, Trump: Warga AS Tak Akan Dapatkan karena Biden Menang
Vaksin Pfizer diumumkan bisa mencegah penyebaran Covid-19 hingga 90 persen. Begini kata Trump.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Vaksin Pfizer diumumkan bisa mencegah penyebaran Covid-19 hingga 90 persen.
Hal itu diumumkan menyusul dari hasil penelitian pada sukarelawan oleh pembuat obat Pfizer serta produsen obat Jerman, BioNtech.
Sedangkan, Presiden Amerika Serikat yang baru saja mengalami kekalahan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2020, Donald Trump sempat memperingatkan bahwa rakyat Paman Sam terancam tidak mendapat vaksin tersebut.

Baca juga: Masa Berkuasa Tinggal 72 Hari, Trump Justru Pecat Menteri Pertahanan Mark Esper karena Hal Ini
Hal itu diungkapkan Trump melalui akun resmi Twitternya pada Selasa (10/11/2020).
Trump beralasan bahwa vaksin Pfizer akan sulit didapat dalam empat tahun ke depan lantaran Joe Biden akan menjadi presidennya hingga 2024.
Joe Biden dianggap sebagai penghalang kemudahan birokrasi untuk mendapatkan vaksin tersebut.
"If Joe Biden were President, you wouldn’t have the Vaccine for another four years, nor would the
@US_FDA have ever approved it so quickly. The bureaucracy would have destroyed millions of lives!,"
"(Jika Joe Biden adalah Presiden, Anda tidak akan memiliki Vaksin selama empat tahun lagi, begitu pula @USDA pernah menyetujuinya begitu cepat. Birokrasi akan menghancurkan jutaan nyawa!-red)" ancam Trump.
Dalam cuitannya yang lain, Trump mengatakan bahwa keberhasilan atau tidaknya vaksin ini diumumkan setelah Pemilu.
Trump menyayangkan bahwa kabar gembira itu tidak datang sebelum Pemilu.
Suami Melania Trump ini memaklumi karena pengumuman keberhasilan vaksin tidak bisa begitu saja diungkapkan.
Ia menegaskan bahwa kabar baik tentang vaksin tersebut bukan disebutkannya sebagai tujuan politik, melainkan menyelamatkan manusia.
"As I have long said, @Pfizer and the others would only announce a Vaccine after the Election, because they didn’t have the courage to do it before. Likewise, the @US_FDA should have announced it earlier, not for political purposes, but for saving lives!
"(Seperti yang sudah lama saya katakan, @Pfizer dan yang lain hanya mengumumkan Vaksin setelah Pemilu, karena sebelumnya mereka tidak berani melakukannya. Demikian juga dengan @USDA seharusnya mengumumkannya lebih awal, bukan untuk tujuan politik, tetapi untuk menyelamatkan nyawa!-red)," jelasnya.
Baca juga: Vaksin Pfizer Efektif Lawan Covid-19, Hanya 94 dari 43.000 Relawan yang Dikonfirmasi Terpapar Corona
Vaksin Pfizer Diklaim 90 Persen Aktif Tangkal Covid-19