Breaking News:

Cerita Selebriti

KPI Hentikan Acara RUMPI karena Bahas Celana Dalam Dinar Candy: Tidak Ada Nilai dan Manfaatnya

Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara kepada acara Rumpi No Secret yang tayang di Trans TV.

Youtube/TRANS TV Official
Bobby Tria Sanjaya diminta untuk mengulas celana dalam milik Dinar Candy. Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara kepada acara Rumpi No Secret yang tayang di Trans TV. 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara kepada acara Rumpi No Secret yang tayang di Trans TV.

Lama penghentian sementara itu selama dua kali penayangan, 12 dan 13 November.

Berdasarkan surat yang dikeluarkan dan ditandatangani Ketua KPI Pusat pada akhir Oktober lalu, program ini telah melanggar sembilan pasal Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Dinar Candy dan Bobby dalam acara 'Rumpi No Secret' Trans TV, Kamis (24/9/2020).
Dinar Candy dan Bobby dalam acara 'Rumpi No Secret' Trans TV, Kamis (24/9/2020). (YouTube Trans TV Official)

Pelanggaran tersebut terjadi pada tayangan 24 September 2020 pukul 14.04 WIB, yaitu berupa tampilan wawancara host kepada Dinar Candy dan Bobby Tria Sanjaya terkait jual beli pakaian dalam milik Dinar Candy di media sosial.

Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, mengatakan wawancara jual beli pakaian dalam sangat tidak pantas disiarkan di ruang publik, karena tidak menghargai nilai-nilai dan norma kesopanan serta kesusilaan yang berlaku di masyarakat.

Baca juga: Gegara Dinar Candy, KPI Hentikan Sementara Rumpi No Secret, Mulyo: Soal Jual Beli Pakaian Dalam

“Tidak ada nilai dan juga manfaatnya dari tayangan itu bagi masyarakat. Apa juga korelasinya dengan kepentingan publik soal jual beli pakaian dalam. Jangan karena persoalan itu viral di media sosial, harus selalu masuk ke dalam ranah publik. Penyiaran itu mesti dimanfaatkan untuk hal yang baik dan berdampak positif,” jelas Mulyo, dikutip dari situs KPI, Senin (9/11/2020).

Selain itu, lanjut Mulyo, tayangan dengan klasifikasi R (remaja) itu dinilai tidak mengindahkan aturan tentang perlindungan terhadap anak dan remaja.

“Tayangan ini justru mengandung muatan yang bertolak belakang dengan perkembangan psikologis remaja. Rasanya dalam kondisi pandemi sekarang ini, ketika anak dan remaja berada dan belajar dari rumah, mestinya tontonan televisi menjadi ruang sekolah kedua bagi mereka dengan program tayangan yang edukatif dan positif,” ujar Mulyo.

Sebelumnya, KPI telah memanggil Christine M. N. Sihombing sebagai perwakilan dari TRANS TV Trans TV untuk mengklarifikasi tayangan tersebut pada tanggal 15 Oktober 2020.

Christine telah menyampaikan penjelasan terkait dugaan pelanggaran itu kepada KPI.

(Kompas.com/Melvina Tionardus)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahas Pakaian Dalam Dinar Candy, Rumpi No Secret Dihentikan Sementara oleh KPI"

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved