Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat 2020

Respons Berbeda Donald Trump dan Joe Biden terkait Kondisi Perolehan Suara Pilpres Amerika Serikat

Proses perhitungan suara pemilihan presiden Amerika Serikat masih berlangsung secara ketat.

Tayang:
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
AFP Photo
Joe Biden (kiri) - Donald Trump (kanan) 

TRIBUNWOW.COM - Proses perhitungan suara pemilihan presiden Amerika Serikat masih berlangsung secara ketat.

Untuk sementara calon dari Partai Demokrat, Joe Biden masih unggul dari Donald Trump yang diusung oleh Partai Republik.

Dilansir TribunWow.com, Joe Biden memperoleh 264 suara, sedangkan petahana Donald Trump baru mendapatkan 214 suara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pidato di gedung putih, Rabu (4/11/2020).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pidato di gedung putih, Rabu (4/11/2020). (YouTube Fox News)

Baca juga: Cuitan Trump soal Unggul di Pilpres Amerika Serikat Ditandai Twitter Dapat Menyesatkan

Baca juga: Donald Trump dan Joe Biden Bersaing di Pilpres AS, Sandiaga Ungkap Dampak bagi Ekonomi Indonesia

Secara hitung-hitungan Joe Biden bisa dikatakan memiliki peluang besar untuk bisa mengalahkan Donald Trump dan menempati Gedung Putih selama empat tahun ke depan.

Mantan Wakil Presiden Barack Obama itu setidaknya membutuhkan tambahan 6 suara lagi untuk sampai ke 270 suara atau batas kemenangan dari total 538 suara elektoral.

Hanya saja, masih ada lima wilayah yang belum menyelesaikan perhitungan suaranya.

Yakni Nevada (6 suara), Pennsylvania (20), Nort Carolina (15), Georgia (16) dan Alaska (3).

Sebagai gambaran, hanya Nevada yang bisa diharapkan oleh Joe Biden untuk kembali mendulang angka, yakni 6 suara sehingga bulat menjadi 270 suara elektoral.

Nevada dikenal merupakan basis pendukung Demokrat dari tahun ke tahun.

Pennsylvania sebenarnya juga basis Demokrat, hanya saja pada tahun 2016 justru mendukung Donald Trump.

Menanggapi hasil sementara perolehan suara tersebut, kedua calon memiliki respons yang berbeda.

Dari Joe Biden yang berada di atas angin mengaku sangat optimis bisa menembus batas kemenangan, yaitu 270 suara.

"Saya di sini tidak untuk mendeklarasikan kemenangan. Saya di sini untuk memberitahu Anda bahwa saya di sini untuk mengatakan bila proses perhitungan ini telah usai, kami percaya kami akan menjadi pemenang," ucap Biden berbicara di atas podium, Rabu sore waktu setempat, dikutip dari Tribunnews.com.

Pidato Joe Biden di Amerika Serikat, saat penghitungan suara Pilpres AS 2020 masih berlangsung, Rabu (4/11/2020).
Pidato Joe Biden di Amerika Serikat, saat penghitungan suara Pilpres AS 2020 masih berlangsung, Rabu (4/11/2020). (YouTube PBS NewsHour)

Baca juga: Kemenangan Donald Trump di Pilpres AS Disebut akan Untungkan Indonesia, Ini Penjelasan Anggota DPR

Sebaliknya, Donald Trump yang sedang tertinggal merasa tidak terima.

Dirinya lantas mencuitkan sejumlah kritikan terhadap jalannya Pilpres Amerika, melalui akun Twitternya @realdonaldtrump pada Kamis pagi.

Ia menyebut kuasa hukumnya sebenarnya telah meminta untuk transparansi terkait pemilu ini.

Namun, suami dari Melanie Trump ini menganggap sistem Pemilu di negaranya sudah rusak.

Sehingga harus ada pembahasan lebih lanjut terkait Pemilu di AS.

"Our lawyers have asked for “meaningful access”, but what good does that do? The damage has already been done to the integrity of our system, and to the Presidential Election itself.

This is what should be discussed!

(Pengacara kami telah meminta "akses yang berarti", tapi apa gunanya itu? Kerusakan telah terjadi pada integritas sistem kita, dan pada Pemilihan Presiden itu sendiri.

Inilah yang harus didiskusikan!-red)," ujar Trump.

Tertinggal cukup jauh dari Biden, Trump lantas mencuitkan sejumlah kritikan di akun Twitternya @realdonaldtrump pada Kamis pagi.
Tertinggal cukup jauh dari Biden, Trump lantas mencuitkan sejumlah kritikan di akun Twitternya @realdonaldtrump pada Kamis pagi. (twitter @@realdonaldtrump)

(TribunWow/Elfan/Mariah Gipty)

Tags:
Donald TrumpJoe BidenPilpres Amerika Serikat 2020Pemilu Amerika Serikat 2020Gedung PutihCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved