Terkini Nasional
Jakarta Jadi Kota dengan Transportasi Terbaik, Fadjroel Rachman Ungkit Peran Jokowi dan Ahok
DKI Jakarta menyabet sebagai kota dengan sistem transportasi terbaik di dunia, mengalahkan Moscow.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - DKI Jakarta menyabet sebagai kota dengan sistem transportasi terbaik di dunia, mengalahkan Moscow, Rusia.
Keberhasilan DKI Jakarta itu mendapatkan apresiasi dari Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman.
Dilansir TribunWow.com, Fadjroel Rachman menyinggung peran dari Jokowi dan juga Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Baca juga: Anies Baswedan Jelaskan Alasan Jakarta Raih Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia, Kalahkan Moscow
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta, Jateng, dan DIY Naikkan Upah Minimum Provinsi, KSPI Beri Apresiasi
Seperti yang diketahui, kedua nama tersebut sempat menjadi pemimpin di Jakarta.
Sehingga sempat berurusan dengan pembangunan moda transportasi di Ibu Kota, mulai dari kereta api bandara, hingga MRT dan LRT.
Selain Jokowi dan Ahok, Fadroel juga menyebut nama Sutiyoso yang juga pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, yaitu pada dua periode, yakni mulai 1997 hingga 2007.
Menurutnya, Sutiyoso juga berperan dalam pembangunan transportasi di Jakarta yang sekarang bisa dinikmati dengan mudah dan nyaman, yakni TransJakarta.
Namun dirinya juga tetap mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta saat ini, yakni Anies Baswedan yang sudah melanjutkan pembangunannya hingga mendapatkan penghargaan tersebut.
Hal itu diungkapkan Fadjroel Rachman melalui cuittan di Twitter pribadinya, @fadjroel, Sabtu (31/10/2020).
"Akhirnya semua pekerjaan transportasi publik yang DIRINTIS Presiden @jokowi& @basuki_btp dari #MRTJakarta #LRTJabodebek #KeretaApiBandara #6TolDalamKota juga #TransJakarta Pak Sutiyoso mendapatkan penghargaan."
"Terimakasih @aniesbaswedan sudah melanjutkan ~ FR #JakartaJuaraDunia," tulis cuittan Fadjorel Rachman.
Baca juga: Minta Maaf Listrik Padam di Jakarta dan Sekitarnya, PLN Ungkap Penyebab: Ada Circuit Breaker Meledak

Anies Jelaskan Alasan Jakarta Raih Penghargaan Itu
Sebuah kebanggan didapatkan oleh DKI Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.
DKI Jakarta menyabet penghargaan sebagai kota dengan transportasi terbaik di dunia.
Ibu Kota Indonesia itu mengalahkan kota modern Moscow, Rusia.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta, Jateng, dan DIY Naikkan Upah Minimum Provinsi, KSPI Beri Apresiasi
Baca juga: Minta Maaf Listrik Padam di Jakarta dan Sekitarnya, PLN Ungkap Penyebab: Ada Circuit Breaker Meledak
Dilansir TribunWow.com dalam acara Kabar Petang tvOne' Minggu (1/11/2020), Anies Baswedan mengatakan keberhasilan Jakarta dalam mendapatkan penghargaan tersebut tak lepas dari peran masyarakatnya.
Menurutnya, peran dari masyarakat yang memilih menggunakan transportasi umum menjadi nilai pertama.
"Saya sampaikan terima kasih dan apresasi kepada seluruh masyarakat Jakarta karena transportasi publik ini hanya bisa bermakna ketika dibuktikan lewat berpindahnya masyarakat dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," ujar Anies Baswedan.
Dikatakan Anies, ada tiga unsur penilaian terkait transportasi di perkotaan, yakni mutu transportasi, mobilitas transportasi serta upaya pengurangan polusi udara.
Kemudian adanya ketersediaan akses bagi para pesepeda dan pejalan kaki.
"Dan proses ini dilakukan tahunan, sehingga penilaian itu adalah penilaian atas kegiatan yang terjadi selama satu tahun terakhir," kata Anies.
"Tahun yang lalu kita runner-up, dan tahun ini alhamdulillah Jakarta mendapatkan posisi pertama," jelasnya.
Baca juga: Kecam Pidato Presiden Prancis, Jokowi Anggap Lukai Umat Islam: Sama Sekali Tidak Bisa Dibenarkan
Anies lantas mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan Jakarta mendapatkan penghargaan tersebut adalah dilihat dari adanya integrasi, yakni saling terhubungnya antara moda transportasi yang ada.
Menurutnya, bukti adanya integrasi yang baik untuk sektor transportasi di Jakarta yaitu dibentuknya sistem transportasi Jak Lingko pada 2018 lalu.
Sehingga dengan adanya Jak Lingko pengguna bisa dimudahkan untuk menjangkau setiap moda transportasi umum, termasuk untuk perpindahan dari satu transportasi ke transportasi lain.
"Integrasi mulai dari angkot, kemudian bisa kecil, bis sedang, bisa besar termasuk TransJakarta, LRT, MRT dan KLR," ungkapnya.
Simak videonya mulai menit ke- 1.25:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)