Breaking News:

Terkini Internasional

Ibu Tiga Anak Jadi Ksatria Serangan Gereja di Prancis, Beri Tahu Pemilik Kafe meski Bersimbah Darah

Simone Barreto Silva, seorang ibu tiga anak tewas "layaknya ksatria", saat melawan pelaku serangan di gereja Nice, Perancis.

Screengrab from The Sun
Simone Barreto Silva, ibu tiga anak asal Brasil yang menjadi salah satu korban tewas serangan gereja di Nice, Perancis pada Kamis (29/10/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Simone Barreto Silva, seorang ibu tiga anak tewas "layaknya ksatria", saat melawan pelaku serangan di gereja Nice, Perancis.

Selain Silva, serangan itu juga membunuh dua orang lainnya.

Simone Barreto Silva membuat publik mengetahui kejadiannya setelah dia berhasil keluar dari Basilika Notre-Dame, meski ditikam berkali-kali.

Silva, yang bekerja sebagai pengasuh anak, berhasil menuju ke kafe yang berlokasi tak jauh dari gereja sebelum tewas karena luka-lukanya.

Baca juga: Kakak Noni Mengaku Tersinggung atas Talak Abah Sarna pada Adiknya: Sangat Merendahkan Keluarga Kami

Sebelum menutup mata untuk selamanya, ibu asal Brasil itu mengucapkan kalimat terakhir.

"Beritahukan kepada anakku aku mencintai mereka." Jumat malam waktu setempat (30/10/2020), keluarga dan teman Silva memberikan penghormatan baginya.

Mereka menegaskan keberanian Silva mencegah korban jiwa lain.

"Dia adalah petarung. Dia mati sebagai ksatria," kata Anderson Argolo, pator yang mengenal keluarga Silva kepada harian Folha de Sao Paulo.

Meski mengalami luka serius, perempuan berusia 44 tahun itu masih bisa melarikan diri dari Basilika Notre-Dame dan memberi tahu warga lainnya.

Adiknya, Solange Barreto dikutip Correio de Bahia mengungkapkan, kakaknya itu mampir ke gereja sebelum berangkat bekerja untuk berdoa.

Di saat berdoa itulah si pelaku datang dan menyerangnya hingga membuatnya terluka parah, seperti diberitakan The Sun Sabtu (31/10/2020).

"Dalam keadaan terluka parah, dia berhasil keluar mencari pertolongan dan memberi tahu apa yang terjadi hingga polisi datang," kata Solange.

"Dengan kebaikan hatinya, dia mencegah sebuah tragedi yang bisa saja berlangsung lebih buruk," lanjut Solange kembali.

Teman Silva, Mirian, yang meletakkan bunga di luar lokasi kejadian menuturkan bahwa Silva adalah sosok yang luar biasa pemberani.

Selain itu menurut Mirian, kecintaan Silva terhadap dunia masak memasak begitu hebat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
PrancisGerejaTunisiaPolisiTeror
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved