Liga Spanyol
Pernyataan Mengejutkan Josep Maria Bartomeu selain Putuskan Mundur dari Barcelona
Presiden Josep Maria Bartomeu tak hanya resmi meletakkan jabatannya sebagai presiden Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Presiden Josep Maria Bartomeu tak hanya resmi meletakkan jabatannya sebagai presiden Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.
Secara bersamaan, ia juga mengumumkan bahwa Barca akan menjadi salah satu pendiri European Super League (ESL).
Presiden Josep Maria Bartomeu, yang masa jabatannya akan berakhir pada Maret 2021, mengundurkan diri setelah adanya mosi tak percaya dari para socios atau anggota Barcelona.
Bartomeu dianggap sebagai orang paling bersalah dalam kemunduran Barcelona selama beberapa musim terakhir yang juga memicu konflik dengan mega bintang Lionel Messi.

Baca juga: Josep Bartomeu Mundur dari Presiden Barcelona, Sempat Dapat Mosi Tidak Percaya dari Fans Blaugrana
Selain mengumumkan pengunduran dirinya jelang ronde-ronde pertandingan Liga Champions tersebut, Bartomeu juga mengklaim ia telah mendaftarkan Barcelona untuk bermain di European Super League.
Bartomeu menegaskan bahwa Barcelona akan menjadi pelopor Liga Super Eropa tersebut.
Namun, semua keputusan tetap harus melewati proses pengambilan suara oleh para anggota klub atau socios.
"Kami setuju untuk bergabung ke sebuah liga super klub-klub sepak bola di Eropa. Penerimaan ini harus diratifikasi pada pertemuan delegasi berikutnya," tutur Bartomeu di konferensi persnya.
Barcelona diklaim menjadi salah satu dari satu lusin tim elite di seantero Eropa yang ingin membentuk kompetisi baru beranggotakan 18 tim.
Rencananya, kompetisi ini akan memakai format liga dengan tim-tim teratas akan bermain dalam format knockout untuk menentukan sang juara.
Setiap klub rencananya dapat bermain hingga 30 kali dalam satu musim ESL.
Baca juga: Liga Champions Juventus Vs Barcelona, Mantan Bek si Nyonya Tua Memprediksi Laga akan Berjalan Sengit
Kompetisi ini dilaporkan mendapat sokongan dana dari bank Wall Street JP Morgan dalam angka fantastis 6 miliar dolar berupa utang yang bisa dibayarkan kembali lewat pemasukan hak siar ke depannya.
Pekan lalu, Sky Sports mengklaim bahwa setiap klub pendiri akan menerima fee ratusan juta pound untuk berpartisipasi.
Kompetisi ini akan jalan paralel dengan musim sepak bola Eropa dan bakal secara efektif mengkudeta Liga Champions sebagai turnamen antarklub paling top di Eropa.
Baca juga: Juventus Vs Barcelona di Liga Champions: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, Live Streaming SCTV
Jelas, rencana ini sudah mendapat oposisi dari UEFA.