Terkini Daerah
Kesaksian Warga soal Satu Keluarga Tewas Terjebak Kebakaran, Lihat Korban tapi Tak Bisa Selamatkan
Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak tewas terjebak kebakaran di dalam rumah di Tangerang, begini kesaksian warga.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak tewas terjebak kebakaran di dalam rumah di kawasan Perumahan Bumi Sentosa, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 01.45.
Dikabarkan, kebakaran itu terjadi ketika kelima korban tengah tertidur pulas.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Jumat (23/10/2020), Ketua Rt 07/10, Suyanto mengatakan bahwa saat kejadian semua warga termasuk korban memang tengah terlelap.

Baca juga: Balita Usia 2 Tahun Jadi Korban Kebakaran di Melawi, Tewas Terpanggang Bersama Ibu dan Dua Kakaknya
Dirinya sendiri tiba-tiba dibangungkan petugas keamanan karena ada percikan api di rumah korban.
Sedangkan saat diperiksa olehnya secara langsung, api sudah menyebar hingga mobil dan motor korban ikut terbakar.
"Tapi pas waktu saya lihat, percikan apinya sudah jatuh ke mobil dan motor yang parkir di bawahnya."
"Tiba-tiba meledak ban mobil sama motor itu," ujar Suyanto.
Setelah Suyanto melihat sejumlah barang berharga korban meledak, ia langsung membunyikan sirine.
Ia juga langsung menghubungi pemadam kebakaran.
"Ledakannya ada beberapa kali soalnya di rumah korban ada satu mobil sama tiga motor."
"Langsung saya bunyikan sirine untuk bangunin warga," ungkapnya.
Saat kebakaran terjadi, warga sempat melihat para korban.
Lantaran kobaran api sudah semakin besar, warga kesulitan untuk menyelamatkan mereka.
"Wakut itu api sudah gede banget dan saya sempet lihat korban masih di dalam. Enggak bisa terobos masuk warga," ungkapnya.
Sehingga, warga hanya bisa bergotong royong memadamkan api dengan cara manual.
Menyiramkan air ke rumah korban sebisanya.
Tak lama kemudian barulah mobil pemadam kebakaran datang untuk menyurutkan api.
"Engga lama lama pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi sehingga tidak terlalu meluas api. Ada beberapa mobil pemadam langsung menyiramkan titik api," cerita Suyanto.
Saat ditemukan, jenazah korban tidak terbakar.
Diduga mereka tewas karena kehabisan oksigen.
"Jenazah korban satu keluarga ini sekujur tubuhnya hitam. Tapi baju yang dikenakan tidak terbakar. Makanya sepertinya korban kehabisan oksigen karena lama di dalam," lanjutnya.
Jenazah Ditemukan di Kamar Belakang
Senada dengan Suyanto, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin menyebutkan bahwa lima jenazah ditemukan dalam keadaan utuh.
Mereka ditemukan di belakang rumah.
Diduga mereka sempat menghindari api.
"Ditemukan di kamar belakang, maksudnya mungkin menghindari api. Karena sumber api diduga di bagian depan rumah," jelas Kosrudin, Jumat (23/10/2020).
Kosrudin mengungkapkan, petugas Damkar yang masuk dan menemukan jenazah mereka sempat kaget karena mayat dalam kondisi utuh.
Bahkan, baju para korban juga masih utuh.
Baca juga: Kisah Marianto yang Selamatkan Istri dan Anaknya dari Kebakaran, sempat Coba Pakai Handuk Basah
"Sedikit sekali luka bakar, bahkan baju mereka masih utuh, hanya kotor kena abu saja. Kemungkinan lantaran kehabisan oksigen," ungkap Kosrudin.
Setelah berhasil dievakuasi petugas, lima jenazah itu lantas diletakkan di rumah tetangga.
Warga kemudian berinisiatif untuk menguburkan dan melakukan yasinan sambil menunggu keluarga besarnya datang.
Rencananya, lima jenazah itu akan dimakamkan oleh warga sekitar di TPU Palasari.
Kini Damkar Kabupaten Tangerang tengah berusaha menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Kosrudin melanjutkan, kebakaran itu tak hanya melahap rumah korban tewas namun juga menghanguskan tiga rumah lain.
"Kemudian rumah terbakar habis, terbakar satu rumah. Tetapi ada rumah lain terbakar sebagian ada tiga rumah, total terbakar ada empat rumah," ucap Kosrudin.
Detik-detik Kejadian
Kanitreskrim Polsek Legok, Ipda Fathurrodji mengatakan bahwa tetangga sempat mendengar ada percikan dan ledakan kecil yang berasal dari dekat rumah korban.
"Pada pukul kurang lebih 01.45 WIB terdengar oleh saksi mata ada ledakan kecil kayak ranting yang terbakar dan disertai jatuh genteng," ujar Fathurrodji kepada TribunJakarta.com.
Api awalnya menjalar di bagian atap korban.
Kemudian ada seonggok kayu terbakar menghalangi pintu keluar.
Sedangkan satu keluarga itu diduga tengah tertidur pulas.
Api berkobar dengan cepat ke seluruh bagian rumah.
Sehingga orang-orang yang di dalamnya terjebak.
"Hingga api cepat membesar menghalangi pintu rumah korban yang mengakibatkan satu keluarga terdiri dari lima orang terjebak di dalam rumah," jelas Fathurrodji.
Tak hanya membakar rumah, api juga melahap tangki bahan bakar mobil yang ada di dalam rumah.
Sehingga terjadilah ledakan dalam peristiwa itu.
Kemudian, tiga motor yang ada dalam rumah juga terbakar hingga timbul ledakan.
Api tak kunjung berhenti hingga ikut menyambar sejumlah rumah lain. '
"Lalu api menyambar ke rumah kedua terbakar milik tetangganya dibagian depan dan atap rumah ikut terbakar dan sebagian plafon rusak ringan," terang Fathurrodji.
Sekira pukul 02.40 WIB, Pemadam Kebakaran (Damkar) Curug akhirnya datang dengan mengerahkan dua unit mobil kebakaran dan satu unit Damkar Kelapa Dua.
Berselang beberapa menit, sekitar pukul 03.00 WIB akhirnya api berhasil dipamdamkan.
Warga setempat juga turut menyurutkan api yang berkobar. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Artikel ini diolah dari Tribun Jakarta dengan judul Kesaksian Warga Soal Satu Keluarga di Kabupaten Tangerang Tewas Terbakar di Rumahnya, Tewas Terbakar, Jasad Satu Keluarga di Kabupaten Tangerang Masih Utuh, dan Kronologi Lengkap Sekeluarga di Kabupaten Tangerang Tewas Terbakar di Rumah, Berawal Ledakan Kecil