Breaking News:

Terkini Daerah

Kronologi Penemuan Bayi di Madiun, Dibuang oleh Ibunya Pelajar SMA, Ari-ari Masih Menempel

Seorang ibu di Madiun, Jawa Timur dengan tega membuang atau meninggalkan anaknya yang baru lahir.

Tribunnews.com
Ilustrasi bayi. Seorang ibu di Madiun, Jawa Timur dengan tega membuang atau meninggalkan anaknya yang baru lahir. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang ibu di Madiun, Jawa Timur tega membuang atau meninggalkan anaknya yang baru lahir.

Bayi tak berdosa dengan jenis kelamin laki-laki itu kemudian ditemukan oleh seorang warga di tanah kosong tepatnya di Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (21/10/2020) sore.

Bayi dengan jenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh salah seorang warga setempat di tanah kosong.

Baca juga: Ditangkap Polisi setelah Buron 5 Hari, Ini Motif Ayah yang Aniaya Bayinya Berusia 5 Bulan

Baca juga: Kronologi Ayah di Makassar Tega Cekik Bayinya hingga Kaku, Ibu Kandung Korban Teriak Anak-anakku

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kapolsek Kartoharjo, Kompol Lilik Sulastri mengatakan bahwa pelaku atau ibu dari bayi malang tersebut merupakan seorang pelajar SMA.

Namun dikatakannya bahwa pihaknya belum bisa memintai keterangan banyak terhadap korban lantaran yang bersangkutan masih mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kota Madiun.

Menurutnya, ibu dari bayi tersebut melahirkan seorang diri tanpa bantuan siapapun di rumahnya.

Oleh karenanya sejauh ini belum bisa dipastikan motif dari ibu tersebut tega membuang sang buah hatinya.

Begitupun juga dengan siapa sosok pria yang menghamili dan keberadaanya.

“Dia melahirkan sendiri di dalam rumah, lalu bayinya dibuang tak jauh dari rumahnya,” kata Lilik saat dihubungi, Kamis (22/10/2020).

“Setelah kami amankan, siswi itu sementara dirawat di rumah sakit karena habis melahirkan,” kata Lilik.

Kronologi

Lilik Sulastri lantas mengungkapkan berdasarkan keterangan yang didapat dari saksi yang menemukan bayi, Sri, kondisi bayinya begitu memprihatinkan.

Lebih mirisnya lagi, bayi yang diduga baru lahir tersebut tersebut dimasukan ke dalam tas ransel berwarna hitam.

Saat itu ari-ari sang bayi masih menempel di pusarnya.

Sri mengaku bahwa awalnya mendengar ada suara tangisan bayi.

Baca juga: Motif Ibu Muda di NTT Tega Gorok Anak Kandungnya yang Masih Bayi hingga Tewas, Stres karena Ekonomi

Setelah dicari-cari akhirnya ditemukan bahwa bunyi tangisan bayi berasal dari sebuah ransel yang ditaruh di pekarangan kosong.

Ransel tersebut dalam posisi ditutupi dengan sebuah genteng.

“Tadi sore ditemukan salah satu warga setelah mendengar tangisan bayi di dekat tanah kosong,” kata Kapolsek Kartoharjo, Kompol Lilik Sulastri yang dihubungi Kompas.com, Rabu (21/10/2020) malam.

“Setelah dibuka terlihat bayi berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan masih hidup dan ari-ari masih menempel pada pusar,” jelasnya.

Merasa terkejut atas penemuan bayi, Sri lantas memberitahukan kepada warga lain dengan berteriak-teriak.

Lantaran merasa panik dan khawatir dengan kesehatan ataupun keselamatannya, bayi tersebut langsung dibawa ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan.

Lebih lanjut, pelaku yang masih berstatus sebagai pelajar titu selama ini hanya tinggal bersama neneknya.

Dirinya merupakan seorang anak yatim setelah sang ayah sudah meninggal dunia.

Sedangkan ibunya bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW). (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul 'Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis', 'Miris, Bayi Baru Lahir Ditemukan Dalam Tas Ransel Hitam' dan 'Pembuang Bayi di Dalam Ransel Ternyata Ibu Kandungnya yang Masih SMA'

Tags:
BayiMadiunSekolah Menengah Atas (SMA)Jawa TimurKartoharjo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved