Viral Medsos
Viral Video Pemuda Maki Polisi Pakai Dialek Ngapak di Tegal, Petugas Hanya Diam Saja karena Hal Ini
Sebuah video pemuda di Tegal memaki polisi memakai dialek ngapak viral di media sosial, Selasa (20/10/2020).
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video pemuda di Tegal memaki polisi memakai dialek ngapak viral di media sosial, Selasa (20/10/2020).
Rupanya, aksi tersebut terjadi lantaran sang pemuda tidak terima saat ditegur karena tak memakai masker.
Video berdurasi 30 detik tersebut pertama kali diunggah oleh pemilik akun Facebook Vijay arifianztt.
Baca juga: Pengakuan Sopir Ambulans yang Viral Bawa Seserahan Pengantin, Sebut Keterbatasan Transportasi
Dalam video tersebut, pemuda yang mengenakan kaus putih motif, dipadukan kemeja atau jaket tanpa dikancing, dan mengenakan celana pendek hitam, terus memarahi petugas kepolisian tanpa rasa takut.
Padahal di sekitarnya juga ada petugas lain.
Bahkan sesekali menunjuk-nunjuk ke arah petugas dengan nada yang masih tinggi penuh emosi, dan menggunakan logat ngapak Tegal.
Karena logat tersebut, banyak netizen atau masyarakat yang menduga kejadian tersebut terjadi di wilayah Tegal Jawa Tengah.
Petugas dari kepolisian yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan tersebut, tampak tenang dan hanya mendengarkan makian pemuda yang belum diketahui namanya ini.
Tribunjateng.com mencoba mengonfrimasi apakah betul kejadian yang sedang viral ini, berlokasi di wilayah Tegal Jawa Tengah.
Mendapat respon dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tegal, Suharinto, ia membenarkan bahwa kejadian pemuda ngamuk kepada petugas kepolisian terjadi di Tegal.
Tepatnya di Alun-alun Hanggawana Slawi Kabupaten Tegal.
"Iya, betul, kejadiannya di Alun-alun Hanggawana Slawi. Tapi objek (pemuda) yang mencak-mencak (ngamuk), menurut informasi yang saya dapat orang agak kurang sehat akal (kurang waras)," ungkap Suharinto, pada Tribunjateng.com, Selasa (20/10/2020).
Baca juga: Ibu Rg Ternyata Ngidam Gulai Bebek sebelum Diperkosa Samsul Bahri, Suami Pergi Cari Uang
Namun, hanya informasi tersebut yang berhasil didapat.
Terkait kapan kejadian dan nama pemuda yang mengamuk, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Adapun Kasatlantas Polres Tegal, AKP Indra Jaya Syafputra, mengungkapkan kronologi pemuda yang mengamuk kepada petugas kepolisian.