Terkini Daerah
Deretan Fakta soal Lokasi Penemuan Jenazah Cai Changpan, Dikelola Istri hingga Pernah Ditemukan Sabu
Cai Changpan ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri di sebuah gudang pembakaran ban di dalam hutan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Tidak aktif. Nah untuk yang ngontrak masih dicari tapi memang di lokasi itu ada penjaganya," jelas Hidayat.
Tak sampai di sana, polisi juga mencurigai gudang pembakaran ban menjadi tempat persembunyian Cai Changpan lantaran di sana pernah ditemukan beberapa kilo narkoba jenis sabu pada 2015.
"Tahun 2015 ditemukan sabu sekian kilo tapi itu dulu, pernah ada di sini (tempat pembakaran ban)," cerita Hidayat.
Lebih lanjut, Hidayat mengatakan bahwa pabrik itu dulunya dikelola istri Cai Changpan yang diketahui tinggal tidak jauh dari lokasi gudang.
"Nah aset yang sebenarnya punya dia sekarang ada di Tenjo di tempat istrinya, nah Jasinga ini hanya jadi tempat pelarian saja (dulu punya usaha di Jasinga)."
"Istrinya yang tahu segala sesuatunya karena dia punya duit," jelas Hidayat.
Baca juga: Cai Changpan Ditemukan Bunuh Diri, Satpam Ungkap Kejanggalan di Malam sebelum sang Buron Tewas
Detik-detik Jenazah Cai Changpan Ditemukan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan mulanya tim gabungan berencana melakukan penggerebekan.
"Memang betul pagi tadi sekitar pukul setengah 11 ketika tim gabungan dari Polda Metro Jaya, narkoba, Direskrimum maupun tim dair Polres Tanggerang kota melakukan penggrebekan di dalam pabrik pembakaran ban."
"Ini maksud ke Kecamatan Jasinga dalam hutan," kata Yusri.
Namun saat di sana, tim justru menemukan jenazah Cai Changpan tergantung di pabrik dalam hutan.
Lalu, jenazah lantas dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
"Dilakukan saat penggerebekan memang betul ditemukan jenazah Cai Changpan alias Antony dalam kondisi gantung diri di situ."
"Kemudian sekarang jenazah sudah kita lakukan autopsi, sudah kita dapatkan beberapa bukti dan saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan," jelas Yusri.
Yusri mengatakan polisi berencana menggrebek pabrik dalam hutan itu berdasarkan laporan kepala desa.