UU Cipta Kerja

Sandiaga Uno soal UU Cipta Kerja: Kalau Penciptaan Lapangan Kerja, Harus Bicara tentang Rakyat

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan pandangannya terkait polemik kebijakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Youtube/Talk Show tvOne
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan pandangannya terkait polemik kebijakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Minggu (18/10/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan pandangannya terkait polemik kebijakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Sejak disahkan oleh DPR pada Senin (5/10/2020), UU Cipta Kerja terus mendapatkan protes dan penolakan dari masyarakat, khususnya pada buruh dan pekerja.

Dilansir TribunWow.com dalam acara Hot Indonesia 'tvOne', Minggu (18/10/2020), Sandiaga Uno hanya menegaskan bahwa tujuan dibuat UU Cipta Kerja tentu tidak lain harus untuk kepentingan dan kebaikan rakyat.

DEMONSTRASI menolak Undang-undang Omnibus Law di Gedung DPRD Sumut, Senin (12/10/2020).
DEMONSTRASI menolak Undang-undang Omnibus Law di Gedung DPRD Sumut, Senin (12/10/2020). (TribunMedan/Risky Cahyadi)

Baca juga: Singgung UU Cipta Kerja, Gatot Nurmantyo: Catat Semua Rakyat, Saya Keluar dari KAMI jika Jadi Parpol

Sandiaga Uno lantas menyinggung soal gagasan pembuatan Omnibus Law UU Cipta yang diakui sudah dikampanyekan sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilantik.

Menurutnya, niat atau tujuan awal dari UU Cipta Kerja dinilai sangat positif yakni untuk memberikan atau menciptakan lapangan kerja.

Termasuk untuk membuka peluang bagi para investor.

"Saya rasa kita harus melihat kembali niatnya. Kita pertama kali mendengar tentang UU ini saat pidato pelantikan Presiden," ujar Sandiaga Uno.

"Dia bilang dia akan menerapkan Omnibus Law untuk menarik investasi. Ini sebelum pandemi. Saya senang saat mendengar itu bulan Oktober 2019," jelasnya.

Ia juga mengaku sempat diajak oleh pemerintah untuk membahas atau berkonsultasi mengenai rancangan UU Cipta Kerja tersebut.

Namun dikatakannya bahwa hal itu dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved