Breaking News:

Virus Corona

Kondisinya Membaik setelah Poisiif Covid-19, Donald Trump: Saya Mengalahkan Virus Mengerikan Ini

Kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump semakin membaik setelah dinyataka terpapar Virus Corona (Covid-19).

Editor: Lailatun Niqmah
AFP/ Saul Loeb
Calon presiden Amerika Serikat petahana Presiden Donald Trump saat tampil di debat capres AS pertama di Case Western Reserve University, Cleveland, AS, Selasa (29/9/2020) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump semakin membaik setelah dinyataka terpapar Virus Corona (Covid-19).

Donald Trump bahkan menyampaikan saat ini dirinya sudah tidak mengonsumsi obat, Minggu (11/10/2020).

Ia pun sesumbar telah berhasil mengalahkan virus mematikan tersebut.

Baca juga: Minggu Ini Donald Trump Dijadwalkan Kembali Tampil di Publik setelah Sembuh dari Covid-19

“Saya mengalahkan virus China yang gila, mengerikan ini," kata Trump dalam wawancara lewat telepon dengan stasiun Fox News.

"Tampaknya saya kebal mungkin untuk jangka waktu yang lama atau sebentar, bisa seumur hidup, tidak ada yang tahu tapi saya kebal."

Namun, dia tidak ditanya oleh Fox News mengenai apakah dia sudah dites negatif dari virus yang telah menewaskan lebih dari 214 ribu orang di AS dan menginfeksi lebih dari 7,7 juta orang AS, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) tidak menyediakan banyak informasi mengenai kekebalan dan reinfeksi.

Seseorang yang telah sembuh dari Covid-19 mungkin memiliki virus dalam jumlah rendah dalam tubuh mereka hingga tiga bulan setelah didiagnosis dan tidak menulari orang lain.

Baca juga: Apa Itu Campuran Antibodi Regeneron? Metode Pengobatan Covid-19 yang Diberikan pada Donald Trump

“Sains ini bukan berarti seseorang (yang telah sembuh) akan kebal dari penularan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, dalam tiga bulan setelah infeksi," kata CDC.

Trump merasa "sangat baik" segera setelah disuntik dengan obat eksperimen yang belum disetujui oleh para periset pemerintah untuk digunakan secara umum pada pasien Virus Corona.

“Kini kalian punya presiden yang tidak perlu sembunyi di ruangan bawah tanah," kata Trump, menyindir saingannya Joe Biden.

Mantan wakil presiden itu berkampanye secara terbatas selama beberapa bulan dari rumahnya di Delaware, sebelum mulai berkampanye di negara bagian-negara bagian penting baru-baru ini.

Biden mengumumkan akan mengunjungi negara bagian Ohio pada Senin (12/10/2020).

Cedric Richmond, salah seorang ketua tim kampanye Biden, mengatakan kepada stasiun ABC bahwa fokus Biden adalah keselamatan rakyat AS.

"Ini bukan soal Joe Biden," kata Richmond.

Halaman
12
Tags:
Virus CoronaCovid-19Donald TrumpAmerika SerikatChina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved