Terkini Daerah
5 Fakta Jasad Bocah Dibawa Kabur, Dibunuh saat Lawan Pemerkosa Ibunya hingga Korban Kenali Pelaku
Seusai dibacok oleh pelaku pemerkosa ibunya, jasad RG (9) masih dibawa kabur oleh pelaku yang ternyata masih warga setempat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Nasib malang dialami oleh RG (9), bocah asal Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, pada Sabtu (10/10/2020) lalu.
Bocah yang masih duduk di kelas 2 sekolah dasar (SD) itu tewas dibunuh pelaku pemerkosa ibunya, yakni S (36).
Tak hanya dibunuh, jasad RG juga dibawa kabur saat pelaku melarikan diri.

Baca juga: Pemerkosa Ibu Muda Sekaligus Pembunuh Anak di Aceh Ditangkap, Ini Kronologinya
Berikut adalah fakta-fakta seputar kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh pria berinisial S:
1. Melawan saat Lihat Ibu Diperkosa
Ibu korban, DN (28) menyebut bahwa pelaku membacok RG karena anaknya itu melawan pelaku.
Dikutip dari Kompas.com, Minggu (11/10/2020), ketika pelaku hendak memerkosa korban, terjadi penolakan oleh DN sehingga sempat ada perkelahian antara korban dan pelaku.
Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmono mengatakan, pelaku lalu membacok tangan DN.
Anak DN yakni RG yang tadinya sedang tertidur, kemudian terbangun dan pergi untuk membantu ibunya melawan pelaku.
Karena diganggu oleh RG, pelaku akhirnya membacok bocah yang masih duduk di kelas 2 sekolah dasar (SD) tersebut.
DN menyaksikan saat anaknya itu dibunuh oleh pelaku.
“Setelah membacok korban, pelaku langsung lari. Bahkan membawa anak korban,” kata Iptu Arief saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu.
Baca juga: Viral Kertas Bertuliskan Minta Tolong di Episode Cipta Kerja, Najwa Shihab: Bukan Saya yang Tulis
2. Korban Tinggal Jauh dari Warga
Diketahui, rumah yang ditinggali oleh DN dan keluarganya berada lumayan jauh dari rumah penduduk lainnya.
Berlokasi di antara perkebunan kelapa sawit milik warga, tidak ada yang mengetahui ketika DN dan anaknya mengalami kejadian mengenaskan tersebut.
Dikutip dari Serambinews.com, Sabtu (10/10/2020), saat kejadian terjadi, suami korban sekaligus ayah RG sedang tidak berada di rumah.