Terkini Daerah
Pengakuan 2 Mahasiswa Ancam Bantai Polisi hingga Viral, Mengaku Iseng dan Kini Minta Maaf
Beredar video berisikan dua pemuda tengah mencabut samurai dan menyiapkan batu di sepeda motornya, viral di media sosial.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Beredar video berisikan dua pemuda tengah mencabut samurai dan menyiapkan batu di sepeda motornya, viral di media sosial.
Keduap pria tersebut juga berteriak dan mengancam akan membantai aparat kepolisian sambil membawa senjata tajam.
Video diunggah sebelum aksi demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Bengkulu.
Baca juga: Suami Siri Cabuli Anaknya, Ibu di Palembang Kaget Aksi Bejat Sudah Dilakukan selama 4 Tahun
Ditahan Polisi
Ditreskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Tedy Suhenyawan Syarif membenarkan video yang viral di media sosial tersebut dibuat di wilayahnya.
Sedangkan, kedua pelaku adalah mahasiswa di Bengkulu berinisial MS dan DN.
Mereka diamankan di tempat indekos mereka atas dugaan pelanggaran UU ITE dan kepemilikan senjata tajam.
"MS dan DN kami amankan saat sedang berada di indekos milik keduanya. Dan keduanya pun diamankan karena diduga telah melanggar Undang-Undang ITE dan sajam karena telah mengunggah video akan membantai polisi saat demo di depan gedung DPRD dilakukannya," ujar Tedy, Jumat (10/10/2020).
Keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Bengkulu.
Baca juga: Kronologi Sopir Angkot di Depok Pergoki Aksi Copet dengan Modus Pura-pura Ayan, Langsung Teriak
Mengaku Iseng
Mahasiswa tersebut mengaku iseng membuat video ancaman kepada polisi.
Mereka meminta maaf dan tidak menyangka videonya menjadi bermasalah.
"Kami minta maaf, karena telah mengatakan akan membantai polisi," kata mahasiswa tersebut.
"Kami berdua pun tidak menyangka hal ini akan berujung di kantor polisi," lanjutnya.
Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor : Robertus Belarminus)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Unggah Video Bawa Senjata dan Ancam Bantai Polisi, 2 Mahasiswa Mengaku Iseng"