Breaking News:

Cerita Selebriti

Rihanna Minta Maaf setelah Dihujat Gara-gara Pakai Hadis Nabi Muhammad dalam Peragaan Pakaian Dalam

Dalam peragaan Savage X Fenty terbaru Rihanna, sejumlah artis papan atas melenggak lenggok dengan pakaian seksi diiringi lagu berisi hadis nabi.

Editor: Lailatun Niqmah
Instagram/BADGALRIRI
Rihanna. Dalam peragaan Savage X Fenty terbaru Rihanna, sejumlah artis papan atas melenggak lenggok dengan pakaian seksi diiringi lagu berisi hadis nabi. 

TRIBUNWOW.COM - Penyanyi Rihanna menjadi sorotan dunia beberapa hari belakangan, karena menggunakan lagu berisi hadis Nabi Muhammad dalam peragaan pakaian dalam.

Diketahui, dalam peragaan Savage X Fenty terbarunya itu, sejumlah artis papan atas melenggak lenggok dengan pakaian seksi.

Rihanna pun dihujat publik di lini masa, karena menggunakan lagu Doom dari penyanyi Coucou Chloe, yang memuat syair hadis Nabi Muhammad.

Rihanna
Rihanna (Viral Thread)

Baca juga: Arsya Dibotaki, Anang Hermansyah Ngamuk Panggil Ashanty, Arsy Hermansyah: Enggak Seseram Bunda

Rihanna berkata penggunaan lagu tersebut "tidak bertanggung jawab" dan "kesalahan yang tidak diniatkan, tapi ceroboh."

Hadis adalah teks yang diyakini sebagai kata-kata yang pernah diucapkan oleh Nabi Muhammad.

Setelah kitab suci Alquran, hadis dianggap sebagai teks relijius yang paling penting bagi umat Islam.

Syair bahasa Arab yang digunakan dalam lagu tersebut merupakan bagian dari sebuah hadis tentang hari kiamat.

Coucou Chloe telah meminta maaf, seraya berkata ia tidak menyadari bahwa lagu tersebut berisi teks Islami.

'Islam bukan estetika'

Merek fashion dan kecantikan Rihanna, Fenty, pernah dipuji karena komitmennya terhadap keberagaman.

Namun beberapa penggemar dari kalangan Muslim mempertanyakan penggunaan lagu itu dalam acara peragaan pakaian dalam atau lingerie, yang diputar melalui layanan streaming Amazon Prime pada 2 Oktober.

Hodhen Liaden, 26 tahun, adalah seorang blogger kecantikan yang merupakan penggemar Rihanna dan Fenty namun ia merasa tindakan memasukkan lagu berisi teks hadis dalam pertunjukan adalah kesalahan.

Ia menyebut permintaan maaf Rihanna "menyegarkan" namun berpendapat merek-merek fesyen besar "perlu lebih banyak Muslim di industri yang dapat mengenali hal-hal seperti ini".

"Islam bukan estetika, agama bukan estetika," kata Hodhen kepada BBC Radio 1 Newsbeat.

"Apakah Anda benar-benar merayakan orang-orang seperti saya atau apakah itu hanya pencitraan untuk Anda?"

a
INSTAGRAM/BADGALRIRI
Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Tags:
RihannaKasus Penistaan AgamaPenyanyiNabi Muhammad SAWBerita Viral
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved