Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok PBA, Tukang Bakso yang Perkosa Remaja Sebanyak 14 Kali, Sempat Ganti Jadi Tukang Tahu Sumedang

Pedagang bakso keliling berinisial PBA (39) nekat membawa kabur anak berkebutuhan khusus asal Kemayoran, Jakarta Pusat, yakni A (16) selama 23 hari.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribun Jakarta/Anna Furqon
Tersangka penculikan dan pencabulan anak berkebutuhan khusus saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (5/10/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Pedagang bakso keliling berinisial PBA (39) nekat membawa kabur anak berkebutuhan khusus asal Kemayoran, Jakarta Pusat, yakni A (16) selama 23 hari.

Sehari-harinya, PBA sering berjualan di sekitar Sunter hingga sering bertemu dan kenal dengan A.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Selasa (6/10/2020) tersangka sering berpindah-pindah tempat selama masa pelariannya dengan sang korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) dan Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan barang bukti kasus penculikan dan pencabulan anak di berkebutuhan khusus, Senin (5/10/2020). 


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) dan Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan barang bukti kasus penculikan dan pencabulan anak di berkebutuhan khusus, Senin (5/10/2020).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) dan Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan barang bukti kasus penculikan dan pencabulan anak di berkebutuhan khusus, Senin (5/10/2020). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) dan Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan barang bukti kasus penculikan dan pencabulan anak di berkebutuhan khusus, Senin (5/10/2020). (Tribun Jakarta/Anna Furqon)

Tukang Bakso Culik Anak selama 23 Hari, Kasus Terungkap saat Viral Tersangka Gelapkan Gerobak

Setelah sempat ke Boyolali, tersangka ditangkap di Jombang.

Di sana ia sempat beralih pekerjaan dari pedagang bakso menjadi penjual tahu Sumedang.

"Selama dua minggu pelarian di Jombang, ternyata tersangka alih profesi menjadi pedagang tahu Sumedang," ujar Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Senin (5/10/2020).

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Fahcria menyebut PBA rupanya sudah berkeluarga.

Hal itu berdasarkan KTP milik tersangka.

"Dia kelahiran 1981 dan sudah menikah jika dilihat dari KTPnya," kata Fahcria.

Meski demikian, Fachria meminta agar penyidik mengecek keaslian KTP tersebut.

Kronologi Anak Diculik dan Diperkosa Tukang Bakso Selama 23 Hari, Korban Sempat Tanya Kapan Pulang

Apalagi foto di KTP dan aslinya sedikit berbeda.

"Dari foto dan wajah asli lebih tuaan wajah asli, untuk itu saya mohon ke penyidik untuk cek apa ini KTP asli dia. Tapi yang jelas dia punya anak dan istri," ungkap Fachria.

Fachria lantas mengungkapkan apresiasinya pada polisi yang berhasil meringkus pelaku di Jombang.

Ia berharap kasus ini segera tuntas.

"Kita menghormati pihak penyidik biarkan mereka menuntaskan kasus tersebut hingga selesai sehingga nanti akan terkuak di depan umum, karena saya nggak punya kompeten menjelaskan itu," sambung Fachria. 

Kronologi Penculikan sampai ke Jombang

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Selasa (6/10/2020), kejadian berawal ketika A keluar rumah untuk membeli barang di warung sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun anak itu jusrtru tak kunjung pulang.

PBA mengaku menculik A ketika tengah melewati Jalan Kebon Kosong, Kemayoran pada 8 September 2020.

Dua hari kemudian, keluarga korban langsung melapor ke Polda Metro Jaya terkait keberadaan A.

Pada 24 September 2020, keluarga kembali melaporkan bahwa A telah diculik.

Pada saat pertama membawa korban, tersangka awalnya mengajaknya ke rumah kos di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Di kos tersebut, korban dicabuli sebanyak tiga kali.

"Selama kurang lebih dua hari di tempat kos, tersangka mengakui sdh menyetubuhi korban sebanyak tiga kali," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus pada Senin (5/10/2020).

Setelah menyekap korban di rumah kos selama dua hari, PBA kemudian dibawa ke Boyolali, Jawa Tengah.

 Lihat Alat Vital Pelaku Teror Video Call Cabul, Mahasiswi UIN Makassar: Saya Trauma Pegang HP, Takut

PBA menyewa sebuah rumah kos di sana selama satu pekan.

"Di Boyolali sempat dilakukan pencabulan sebanyak tiga kali," ucap Yusri.

Sepekan menginap di Boyolali, lantas PBA kembali membawa korban ke Jombang.

Di Jombang, tersangka menyewa kos selama dua pekan.

Sedangkan, di sana anak itu diperkosa berulang kali hingga total PBA mencabuli A sebanyak 14 kali.

"Jadi total 14 kali tersangka melakukan pencabulan terhadap korban," ujar Yusri

Dari tanggal 8 sampai 30, maka tersangka menyekap dan menculik korban selama 23 hari.

Dikutip dari Kompas.com, Yusri mengatakan bahwa tersangka selama menyekap korban tetap berjualan bakso keliling.

Korban ditinggal dan dikunci dalam kos.

 Masih Syok, Kondisi Anak Berkebutuhan Khusus Diculik dan Diperkosa Tukang Bakso Diungkap sang Ibu

"Memang tersangka ini bekerja setiap hari penjual bakso. Korban disimpan dan dikunci di kos," kata Yusri.

Korban A sempat bertanya kapan akan dipulangkan ke Jakarta.

Namun, PBA selalu beralasan sedang mengumpulkan uang.

"Sempat memang si korban ini menanyakan untuk kembali, tapi alasannya (PBA) tunggu saja sebentar sampai uang kumpul baru nanti akan dikembalikan ke Jakarta lagi," sambungnya.

Polisi berhasil menangkap tersangka dengan memeriksa rekaman CCTV di tempat A terakhir berada. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari Tribun Jakarta dengan judul 23 Hari Culik Anak Berkebutuhan Khusus, Tukang Bakso Ini Cabuli Korban Belasan Kali, Penculikan Anak Berkebutuhan Khusus Terbongkar Akibat Pelaku Viral Usai Gelapkan Gerobak Bakso, Lika-liku Pelarian Penculik Anak Berkebutuhan Khusus ke Jombang, Terkuak Pelaku Sudah Berkeluarga dan Kompas.com dengan judul Ini Motif Tukang Bakso yang Culik dan Perkosa Anak Berkebutuhan Khusus

Tags:
Tukang BaksoKasus PemerkosaanJakartaJombangPenculikanPencabulan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved