Terkini Daerah
Kiriman Video Porno Jadi Alasan Ayah di Pontianak Bunuh Istri dan Anak Angkat: Benar-benar Khilaf
Meskipun telah membunuh istri dan anak angkatnya secara sadis, AL mengaku dirinya masih sayang kepada korban.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Penyesalan mendalam disampaikan oleh AL alias Alem (49), pria yang merupakan tersangka atas pembunuhan ibu dan anak di Pontianak Timur, Kalimantan Barat, pada Rabu (23/9/2020) lalu.
Jasad korban yakni S (39) dan G (19) kala itu ditemukan oleh keluarga besarnya.
Selain penyesalan, AL juga menyinggung soal kiriman video porno yang diterima oleh S.

• Terungkap Motif Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak dI Pontianak: Geby Sempat Teriak Bawa Cobek
Dikutip dari TribunPontianak.co.id, Sabtu (3/10/2020), permintaan maaf tersangka disampaikan saat menghadiri konferensi pers di Mapolresta Pontianak.
AL bercerita, pemicu emosinya dimulai saat sang istri yakni S membeli handphone baru tanpa izin.
"Pas saya periksa handphone itu, saya dapati ada temannya mengirimkan video porno ke handphone istri saya," ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan AL, hubungannya dengan korban kemudian terus memburuk hingga akhirnya korban meminta cerai.
AL sendiri mengaku khilaf telah membunuh istri dan anak angkatnya.
Ia mengaku dirinya masih sayang kepada korban.
"Dia memang pernah minta cerai dengan saya, tapi saya tidak mau, saya sayang sama dia, saya benar - benar khilaf, saya bunuh istri saya dulu, baru anak saya," jelas AL.
"Saya memang salah, saya minta maaf kepada seluruh keluarga istri saya, saya siap menjalankan semua hukuman yang akan diberikan kepada saya," tuturnya sembari menangis.
Dia Teriak dari Dapur Bawa Batu
Dikutip dari TribunPontianak.co.id, pada Jumat (2/10/2020), sebelumnya, AL berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Desa Sukalanting, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
AL mengaku ia membunuh istri dan anak angkatnya pada Minggu (20/9/2020) malam.
"Betul, saya melakukan pembunuhan, yang saya bunuh istri dan anak saya sendiri," ujar AL.
AL mengatakan pertama kali ia menghabisi istrinya menggunakan sebatang besi.
"Saya melakukan itu sendiri. Saya pukul pakai besi. Pertama kali yang saya pukul si S, lalu si G, karena dia teriak dari dapur bawa batu lesung (cobek / ulekan)," ungkapnya kepada penyidik.